Home Uncategorized Universitas Hamzanwadi Edukasi MABA Dengan Program Zero Waste

Universitas Hamzanwadi Edukasi MABA Dengan Program Zero Waste

87
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Salah satu bentuk program tahunan yang diselenggarakan menjelang
aktif proses perkuliahan adalah PKKMB atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi
Mahasiswa Baru.

Program yang mempunyai tujuan agar calon mahasiswa baru
mengenal dunia kampus baik dari sisi kehidupan akademik di perguruan tinggi,
wawasan kebangsaan,  kehidupan
organisasi kampus, budaya santri, 
tata tertib kampus serta aktivitas lainnya yang ada di kampus.

PKKMB Universitas Hamzanawadi dimulai Rabu 4-8 September
2019 yang mengusung tema “ The Energy of Hamzanwadi”. Tema tersebut diambil
sebagai bentuk penghayatan dan pengamalan dari spirit Hamzanwadi kepada
mahasiswa baru.

​Salah satu agenda khusus PKKMB tahun adalah edukasi program
Zero waste. Program zaro waste merupakan salah satu program unggulan pemerintah
provinsi NTB. Dalam mendukung program zero waste, kehidupan pengenalan kampusn
bagi mahasiswa baru dibekali pengetahuan tentang pengurangan penggunaan sampah
anorganik dan pemanfaatan sampah organik.

Selama proses PKKMB calon mahasisawa baru dibiasakan tidak
membawa air kemasan, tetapi diwajibkan membawa wadah sendiri, panitia  menyiapkan air galon. Selain itu,
mereka juga tidak diperkenankan menggunakan bungkus nasi plastik melainkkan
menggantinya dengan bungkus nasi hijau.

Dalam pemantapan program zero waste ini, panitia mengundang
praktisi sebagai narasumber memberikan pelatihan pembuatan ecobrick, kompos,
dan pemanfaatan plastik.

Harapannya, para mahasiswa baru sejak dini peduli terhadap
lingkungan agar sampah berubah jadi berkah. Berkah yang dimaksud disini adalah
sampah bisa mendatangkan uang karena sampah bisa dijual, bisa menjadi pupuk
organik, bisa jadi ecobrick dan pastinya bisa menjadi bidang usaha baru.

Semoga dengan pelatihan ini para mahasiswa baru, memberikan
semangat baru kepada para mahasiswa untuk mencintai bumi dan bisa
mengaplikasikan ilmunya di tempat tinggal masing-masing sehingga lingkungannya
tetap bersih yang akhirnya Zero Waste terwujud secara merata. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.