Home Uncategorized Terlalu Fokus ke Mandalika, Pemerintah Abaikan Potensi Wisata Sembalun dan Lainnya

Terlalu Fokus ke Mandalika, Pemerintah Abaikan Potensi Wisata Sembalun dan Lainnya

5
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Siapa yang tidak bangga dengan pengembangan pembangunan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, yang kini menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan nasional. Totalitas pemerintah untuk terus berbenah memoles KEK Mandalika seakan tak ada henti.

Namun bukannya membuat masyarakat NTB menjadi sepenuhnya puas, pengembangan Mandalika dinilai menutup peluang pengembangan pariwisata lain.

Seperti penuturan Ketua Umum Asosiasi Pariwisata Islami
Indonesia (APII) TGH Fauzan Zakaria yang berharap besar agar pemerintah juga
memperhatikan keindahan alam yang ditawarkan dari pesona Sembalun di Kabupaten
Lombok Timur.

“Kita akan bentuk Sembalun menjadi satu-satunya wisata
gunung yang terbaik di Lombok. Jangan sampai NTB atau Lombok ini hanya dikenal
dengan Mandalikanya saja. Mandalika itu adalah pintu gerbangnya pariwisata di
Lombok, masa wisatawan baru datang ke Mandalika trus balik lagi,” katanya pada
Rabu (31/7).

TGH Fauzan juga melontarkan penjelasan keamanan dari wilayah
Sembalun di Lombok Timur yang disebutkan terdampak perlintasan cincin api sesar
gempa. Sebagaimana yang diyakini dari pakar gempa, yang menyebutkan setelah
megatrush dikelurkan diwilayah tersebut maka hingga puluhan tahun bahkan
ratusan tahun akan aman dari bencana gempa bumi.

“Kalau soal gempa inikan saat ini sudah aman. Wilayah Lombok
Timur itu sudah mengeluarkan megatrusnya, jadi sebagaimana dikatakan peneliti
maka daerah itu dinyatakan sebagai wilayah yang aman dari gempa,” ucapnya.

Mantan Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (NTB) ini juga
menilik potensi yang besar dari alam Sembalun. Ia mengatakan meski indah, namun
perlu sedikit polesan untuk membuatnya lebih menarik lagi. Seperti halnya
pembenahan infrastruktur serta memperbanyak atraksi atau even agar membuat
wisatawan yang berkunjung dapat berlama-lama menikmati berwisata di Sembalun.
Termasuk dengan mengangkat budaya lokal yang dapat menjadi potensi bidikan
kamera para wisatawan yang datang.

Wilayah Sembalun yang juga dikenal sebagai salah satu sentra
bawang nasional ini, dinilai TGH Fauzan sebagai potensi yang dapat
dikombinasikan dengan perkembangan priwisata didaerah tersebut. “Bagaimana
sekarang pemerintah ini menumbuhkan itu semua, industri-industri yang ada.
Termasuk bagaimana caranya pertanian diselaraskan dengan dengan pariwisata.
Seperti halnya agrowisata yang harus diedukasi agar kualitasnya semakin bagus
kuantitas hasilnya semakin meningkat. Perlu peningkatan teknologi pertanian
agar hasil tani memiliki nilai jual tinggi,” jelasnya.

Yang mendasar, diungkapkan TGH Fauzan adalah potensial dari
sisi religius. Dimana NTB yang dikenal dunia sebagai wisata halal sejatinya
harus didorong dengan segala sesuatu yang benar-benar bernuansa halal. Di
Lombok Timur ini lanjut Fauzan, kental dengan kota santrinya. Mayoritas
penduduk muslim terbesar NTB serta kultur budaya yang tak lepas dengan tradisi
keislaman.

“Saya melihat paling besar potensinya untuk wisata halal itu
ya Lombok Timur dari segi kultur persentasi penduduk muslim dengan keberagaman
yang kental dengan budaya,” pungkasnya. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.