Home Uncategorized Program Jangzulmi Implementasikan Visi NTB yang Bersih Dan Melayani

Program Jangzulmi Implementasikan Visi NTB yang Bersih Dan Melayani

31
0
SHARE

Taliwang-KSB, LombokInsider.com – Program Jumpa Bang Zul & Umi Rohmi
(Jangzulmi), merupakan implementasi dari visi dan misi NTB Bersih dan Melayani,
dengan akselerasi transformasi birokrasi yang bersih dan melayani. Program yang
terus gencar dilakukan Pemprov. NTB ini, Jum’at (8/3), menyasar Bumi Pariri
Lema Bariri, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bertempat di Halaman Kantor Bupati
KSB.

Jangzulmi merupakan ruang komunikasi publik yang terbuka
untuk seluruh masyarakat di NTB. Karena sejatinya kegiatan tersebut dihajatkan
untuk mensosialisasikan program NTB Gemilang, juga untuk menyerap aspirasi dan
keluhan masyarakat NTB, khususnya masyarakat KSB yang menjadi tuan rumah di
pekan ini.

Diawali senam pagi, Gubernur NTB Doktor Zul, bersama Bupati
KSB, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, didampingi sejumlah Kepala OPD lingkup
Provinsi NTB, seluruh OPD lingkup Pemkab. KSB dan masyarakat antusias mengikuti
acara Jangzulmi.

Dalam sambutannya Bang Zul
mengatakan bahwa, dialog Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi ini, berawal dari usul
masyarakat. Dikarenakan sistem pemilu langsung yang menyebabkan adanya revolusi
peningkatan harapan masyarakat, yang ingin permasalahan-permasalahannya bisa
didengar langsung oleh pemimpin pilihannya.

“Kalau masyarakat punya
masalah bisa selesai disini, kenapa harus di kantor,” ujarnya.

Ia berharap dengan program ini masyarakat di NTB, bisa lebih
dengan kepala daerahnya, dan pimpinan-pimpinan organisasi perangkat daerah yang
ada.

“Mudah mudahan masyarakat bisa lebih dekat dengan kepala daerahnya dan pimpinan-pimpinan OPD yang ada,” harapnya.

Dihadapan masyarakat yang hadir, gubernur menambahkan
harapan akan kedekatan dengan masyarakat bukan hanya kepada pemerintah, namun
juga kepada wakil-wakil rakyat yang ada di daerah maupun di tingkat pusat.

“Pemimpin harus konsisten mengunjungi masyakat, baik
pada saat proses pemilihan untuk tetap mengunjungi masyarakat meski telah
terpilih,” ingatnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengungkapkan kekagumannya
dengan potensi KSB. Ia mengatakan tidak ada kabupaten lain di NTB yang prospek
ekonominya seperti KSB, dengan investasi yang besar di Kabupaten tersebut.

Dijelaskan Doktor Zul, tugas pemerintah menghadapi investasi
besar, meng-upgrade SDM masyarakat, agar jadi tuan di rumahnya sendiri.
“Jangan sampai investasi banyak tapi berada di luar pagar,” tandasnya.

Kedepan masyarakat dan Pemkab KSB harus duduk bersama,
membahas terkait kemajuan kemajuan pembangunan yang telah dan akan dilakukan di
KSB. Tujuannya agar masyarakat dapat menikmati bersama- sama kemajuan yang ada.

Untuk itu, ia mengingatkan Pemkab, masyarakat dan investor
harus punya mental win-win, agar mendatangkan kemanfatan bersama, antara
perintah, investor dan masyarakat.

“Itulah sebabnya kenapa pemerintah melakukan pengiriman mahasiswa ke luar negeri, tujuan untuk meningkatkan sumberdaya anak-anak muda NTB. agar jadi anak-anak handal banhkan menjadi investor besar di masa akan datang,” pungkasnya.

Sebelumya, Bupati KSB dalam pengantarnya mengatakan, “Kegiatan Jangzulmi adalah kesempatan terbaik bagi masyarakat untuk menyampaikan unek unek, apabila ada perlakuan yang masih kurang adil dari pemkab. Laporkan saja kepada beliau, gak apa,” pintanya.

Musyafirin mengatakan, apapun masalahnya jika kita kerjakan
bersama akan terasa ringan. Terutama masalah penanganan rehab pasca gempa yang
dapat diselesaikan dengan baik di KSB.

Dilaporkan Bupati, saat ini KSB salah satu daerah di Indonesia berstatus bebas buang air besar sembarangan.

Dalam kesempatan itu, bupati berharap sinergi antar Provinsi
dan kabupaten KSB terus ditingkatkan. Baik dalam pembangunan pembangunan
infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi.

“Kebersamaan itu sebagai dorongan semangat dan tekat bersama menuju NTB Gemilang dimasa akan datang,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, masyarakat masyarakat KSB sangat antusias
dan bangga bisa bertemu langsung gubernur.  Dengan penuh harapan aspirasi dan permasalahan yang mereka
sampaikan, akan mendapatkan respon cepat dari pemerintah.

Sebagian pertanyaan pertanyaan yang disampaikan dijawap
langsung oleh gubernur dan kepala OPD terkait. Mulai dari masalah
infrastruktur, irigasi, masalah tambang, masalah rencana pembangunan Smelter
oleh PT AMMAN di KSB, masalah ketenaga kerjaan dan pengiriman siswa ke luar
negeri.

Dari semua permasalahan yang disampaikan oleh masyarakat
tersebut, sebagian ada yang dalam tahap perencanaan untuk pengerjaan. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.