Home Uncategorized International Conference Bahas Peran Penting BI dalam Transaksi Digital

International Conference Bahas Peran Penting BI dalam Transaksi Digital

4
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Peran Bank Indonesia dalam memberikan regulasi yang jelas terkait
transaksi digital sangat diperlukan, sehingga semua proses transaksi digital
dapat berlangsung dengan aman dan sesuai aturan.

Demikian Gubernur NTB yang diwakili Asisten II, Ir. Ridwan Syah, M.Sc.,Mm.,M.PT saat menghadiri The 1st International Congerence On Finance Business and Banking (ICFBB), yang dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi Bisnis UIN Mataram, sekaligus Pelantikan Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syari’ah (PW MES) Provinsi Nusa Tenggara Barat, di Aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTB, Selasa (22/10).

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Nusa Tenggara
Barat, Najamudin Amy,S.Sos., MM yang juga diberikan amanah dan resmi dilantik
sebagai Sekretaris Umum pada Badan Pengurus Harian PW MES NTB tersebut
menambahkan bahwa MES dibentuk sebagai bagian dari ikhtiar Pemprov NTB yang
saat ini sedang giatnya membangun dan mengembangkan pariwisata halal.

“MES NTB akan berusaha seoptimal mungkin meningkatkan
keuangan ekonomi syari’ah secara literasi dan inklusi di berbagai bidang,”
katanya

Lebih jauh, Najamudin Amy yang baru saja meraih predikat
sebagai peserta Istimewa Terbaik 1 Diklatpim II 2019, mengungkapkan bahwa NTB
menjadi provinsi yang Bank daerahnya merupakan Bank Syari’ah penuh di seluruh
pelosok NTB.

“Kehadiran MES yang secara ex officio dibina langsung oleh
gubernur NTB akan menjadi sinergi dalam mewujudkan ekonomi yang syari’ah menuju
NTB Gemilang,” ujar Najamudin.

Dalam sambutan tertulis gubernur NTB yang disampaikan oleh
Ridwan Syah, dijelaskan saat ini kita tengah memasuki era revolusi 4.0, yang
ditandai dengan tingginya aktivitas digital masyarakat hampir diseluruh sendi
kehidupan, Efek dari perkembangan revolusi ini sangat terasa sekali dampaknya
serta membawa tantangan hampir di setiap bidang, tak terkecuali perekonomian.

Lanjut Ridwan Syah, khusus di NTB, dapat dibilang tumbuh
dengan pesat, hal ini di tandai juga dengan maraknya perusahaan rintisan
(start-up) yang berbasis aplikasi.

“Pada era ini, semua menjadi mudah, teknologi telah
menjembatani kepentingan produsen, konsumen, dan pasar tanpa dibatasi ruang dan
waktu,” katanya.

Selain itu, Ridwan Syah juga mengingatkan bahwa, berbagai
kemajuan yang dilahirkan oleh kondisi tersebut, tentu membawa berbagai dampak
dalam kehidupan masyarakat.

Kehadiran ekonomi digital, selain membuka banyak peluang
bisnis barat yang memanfaatkan teknologi, serta mengurangi pengangguran, juga
dapat menjadi ancaman bagi pelaku bisnis konvensional. Karena, harus diakui,
ekonomi digital umumnya memang lebih akrab dengan para generasi millenial.

Tantangan pemerataan serta masalah keamanan bertransaksi
digital merupakan hal yang paling sering di dengar. Terlebih maraknya penipuan
di dunia maya, yang membuat sebagian masyarakat enggan bertransaksi secara
digital.

Adapun pengurus yang dilantik oleh Sekjend MES Pusat bapak
Edy Setiadi adalah Prof. Dr. Mansyur Afifi selaku ketua dewan pakar, Baiq
Mulianah selaku ketua umum dan Najamuddin Amy selaku Skretaris umum.

Pelantikan PW MES NTB tersebut disaksikan langsung oleh
kepala BI dan OJK perwakilan NTB. 
(LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.