Home Industry News Sudah Terbukti, Target Industrialisasi di NTB 2021 Membangun Ekosistemnya

Sudah Terbukti, Target Industrialisasi di NTB 2021 Membangun Ekosistemnya

0
SHARE

Prototype dan bimtek pembuatan mesin-mesin untuk mendukung program zero waste, kampung unggas (mesin pakan, penetas telur dll), mesin-mesin untuk pakan ternak (pencacah rumout dll untuk pakan), dan mesin olahan makanan maupun penyulingan essens oil

Keempat adalah industri hasil pertambangan. Fokus dalam sektor ini, menurut kadis kelahiran Mbojo ini, yajni menyiapkan segala sumber daya untuk program industri turunan smelter di Kabupaten Sumbawa Barat.

Kelima, Industri kosmetik, farmasi herbal dan kimia. Hasil yang dicapai pada industri ini antara lain; pengembangan industri kosmetik dan farmasi herbal (organik Lombok dan teh kelor). Pendampingan pembuatan APD (Alat Pelindung Diri) buatan IKM, standarisasi produk dan bantuan peralatan bagi IKM kosmetik, farmasi herbal dan alat kesehatan (APD).

Dan terakhir adalah ekonomi kreatif. Kegiatan industri inipun sudah mulai menggeliat dan melibatkan kaum melinial sebagai motor penggeraknya. Didalamnya terdapat Moslem Fashion Industry, pelatihan pewarna alam untuk kain tenun.

Bimtek tenun menggunakan ATBM (alat tenun bukan mesin), festival desiner tenun Lombok Sumbawa, fashion show tenun di tingkat nasional. Nuryanti menambahkan bahwa untuk kerajinan, dikemvangkan pula industri penyamakan kulit sapi, pengolahan sampah plastik dan pengolahan limbah serabut kelapa, IG mutiara dan IG ketak.

Baca juga:  Proyek Kemakmuran Hijau Mengurangi Kemiskinan dengan Pembangunan Ekonomi Berbasis Rendah Emisi

Ia menegaskan bahwa program industrialisasi yang dicanangkan oleh duet duo Doktor ini sudah mulai menunjukan bukti dan terlihat wujud jati dirinya.

Tahun 2021 ini, kata dia pondasi industrialisasi ditargetkan tuntas. Tahun 2019/2020 adalah membangun kerangka pendukung, misalnya peraturan-peraturan di daerah tentang industrialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang konsep industrialisasi.

Berdasarkan target Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tahun 2021 ini, kata kepala dinas, capaian program industri dapat naik 1 persen, dari capaian terakhir tahun 2020.

‘’Satu persen ini adalah berkembangnya industrialisasi. Dan penyerapan tenaga kerjanya, serta jasa-jasa usaha ikutan dari masing-masing sektor,’’ imbuhnya.

Target utama tahun 2021 ini adalah terbangunnya ekosistem industrialisasi. Misalnya, di sektor Moslem Fashion Industry. Yang sudah dilakukan adalah pelatihan pelatihan pewarna alam untuk kain tenun, bimtek tenun menggunakan ATBM, festival desiner tenun Lombok Sumbawa, fashion show tenun di tingkat nasional.

Ekosistem yang terbangun adalah berkembangnya IKM-IKM yang menyediakan bahan-bahan untuk pewarna alam, berkembangnya IKM-IKM pembuat motif tenun. Berkembangnya IKM tenun, kemudian berkembangnya pemasar-pemasar tenun.

Baca juga:  Nathan James Kembali Rebut Etape 2, Tour de Lombok Mandalika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.