Home Industry News Pemerintah Percepat Pembangunan di DPSP Mandalika

Pemerintah Percepat Pembangunan di DPSP Mandalika

0
SHARE
MotoGP Ditunda, Persiapan Sirkuit Mandalika NTB Tetap Berjalan
The Mandalika by ITDC. (kemenparekraf)

Mataram, LombokInsider.com – Pemerintah terus berupaya mempercepat progres pengembangan lima Destinasi Pariwisata Super Perioritas (DPSP) Indonesia, dimana salah satunya adalah DPSP Mandalika.

Untuk mewujudkan hal tersebut maka perlu diimplementasikan konsep pariwisata berkualitas, mulai dari aksesibilitas dan konektivitas, amenitas, atraksi dan fasilitas tambahan.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementrerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investari Republik Indonesia, Odo RM Manuhutu mengatakan bahwa pemerintah sudah saatnya mempercepat pembangunan di DPSP Mandalika, mengingat salah satu event World Superbike (WSBK) seri ke-12 akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 2021.

“Harapannya adalah kita semakin mempercepat pembangunan di Mandalika mengingat WBSK akan dilaksanakan pada 12-14 November 2021. Jadi target kita sebelum tanggal tersebut sudah ada perkembangan yang lebih baik dan target maret tahun 2022 kita siap untuk MotoGP,” jelas Odo RM Manuhutu dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Isu dan Tindak Lanjut Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Perioritas (DPSP) Mandalika secara virtual, Rabu (28/421).

Sekretaris Daerah Provinsi NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi yang diwakili Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Prov NTB, Ir. Ahmadi menyampaikan beberapa sektor yang harus diselesaikan, salah satunya penuntasan tanah dan percepatan pemberian izin untuk quarry tanah timbunan.

Baca juga:  Kejar Target 3,5 juta Wisatawan di 2017, Dispar Genjot Program 100 Hari Pertama

“Hal ini dilakukan agar kegiatan prasarana jalan maupun bandara cepat terselesaikan. Selain itu kami telah membentuk tim terpadu pengendalian pelaksanaan kegiatan prasarana yang ada di KEK Mandalika,“ tutur Ahmadi saat memberikan pemaparan secara virtual di Ruang Karo AP Setda NTB.

Selain itu, NTB sebagai salah satu daerah dengan potensi kerawanan bencana yang tinggi, juga perlu melakukan simulasi emergency kebencanaan.

“Yang perlu kita lakukan secepatnya juga adalah masalah simulasi emergency kebencanaan yang ada di Kawasan KEK Mandalika,” pungkas Ahmadi. (LI/kominfo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.