Home Government Affairs Keren, Lombok Jadi Tuan Rumah International Halal Travel Fair (IHTF) 2016

Keren, Lombok Jadi Tuan Rumah International Halal Travel Fair (IHTF) 2016

117
2
SHARE
Kadis Budpar HL. Moh. Faozal didampingi Ketua ASITA Dewantoro Umbu Joka dan Ketua BPPD NTB, H. Affan Ahmad, pada Jumpa Pers Senin (19/9), di Kantor Budpar NTB.

Mataram, LombokInsider.com – Untuk kali pertama Mataram, Lombok di daulat sebagai tuan rumah penyelenggaraan International Halal Travel Fair (IHTF) 2016, tentunya hal ini merupakan suatu penghargaan yang luar biasa bagi NTB. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, HL. Moh. Faozal dikantornya, Jalan Langko no.70 Mataram, pada (19/9) di acara jumpa pers tentang International Halal Travel Fair (IHTF) yang akan dirangkaikan dengan acara Rakernas ASITA 2016.

“Diperkirakan akan hadir sekitar 30 buyer dari luar negeri, 20 dari Malaysia, 3 dari Singapura, 2 dari India dan agen yang menjadi mitra bisnis dari timur tengah ke destinasi yang ada di Jakarta,” ujar Faozal. “Selain dari luar negeri dari dalam negeri pun akan hadir sebanyak 250 buyer, dalam acara IHTF ini nantinya akan dirangkai juga dengan Rakernas ASITA yang akan berlangsung di Lombok Raya Hotel pada (20-23/9),” lanjut Faozal. Acara ini nantinya akan diisi oleh expo untuk produk halal, kuliner dan juga produk destinasi halal.

Faozal menambahkan bahwa nantinya dalam acara ini juga akan ada sosialisasi Perda no. 2/2016, tentang pariwisata halal yang akan melibatkan 100 GM hotel yang tergabung dalam IHGMA, sekaligus menjadi bagian dari paket akselerasi branding halal untuk hotel dan restoran yang ada di Lombok. Senada dengan Kadis Budpar, Dewantoro Umbu Joka, sebagai Ketua Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) NTB mengatakan bahwa 280 buyer dalam dan luar negeri yang akan datang pada IHTF, ini tentunya sangat berarti khususnya bagi daerah NTB.

“ASITA telah melakukan koordinasi bersama Disbudpar dan BPPD NTB untuk dapat mempertahankan predikat Halal Destinasi dan Bulan Madu Terbaik, selain itu juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lombok Sumbawa,” kata Dewantoro. “Jika sesuai dengan target minimal, dimana dari 280 buyer akan membeli paket wisata halal 3 hari 2 malam yang ditawarkan seharga Rp4 jt/orang, maka akan menghasilkan Rp11,2 miliar, ini tentunya jumlah yang tidak sedikit,” pungkas Dewantoro.

Demikian halnya dengan Ketua BPPD NTB H. Affan Ahmad yang juga hadir pada jumpa pers sore itu mengatakan bahwa BPPD, Disbudpar dan ASITA selalu bersinergi dalam melakukan setiap program termasuk juga pelaksanaan IHTF ini, sehingga harapannya akan mendapatkan hasil yang memuaskan dan menguntungkan seluruh pihak dalam hal ini pelaku pariwisata, masyarakat dan juga pemerintah NTB. “Selain saling memberikan dukungan kami di BPPD juga mempunyai tugas untuk melakukan penguatan branding khususnya untuk halal destinasi Lombok Sumbawa,” jelas Affan.

Selain untuk penguatan branding dan meningkatkan promosi pariwisata, BPPD NTB dan ASITA serta Disbudpar juga memiliki target yakni peningkatan kunjungan wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, hal ini sekaligus merupakan dukungan daerah NTB terhadap target nasional untuk kunjungan wisatawan ke Indonesia.(LI/AA)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.