Home Government Affairs Kampanye Pilah Sampah, Wagub Dorong Semangat Masyarakat Wujudkan Zero Waste

Kampanye Pilah Sampah, Wagub Dorong Semangat Masyarakat Wujudkan Zero Waste

33
0
SHARE
"Sosialisasi Kampanye Pilah Sampah Berbasis Rumah Tangga bagi Organisasi Wanita Se-Provinsi NTB, Selasa (21/1/20).

Mataram, LombokInsider.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd tak henti-hentinya menyosialisasikan kampanye pilah sampah.

Didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ir. Madani Mukarom di Pendopo Wakil Gubernur diselenggarakan kegiatan “Sosialisasi Kampanye Pilah Sampah Berbasis Rumah Tangga bagi Organisasi Wanita Se-Provinsi NTB, Selasa (21/1/20).

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB yang dihadiri oleh seluruh organisasi wanita di NTB.

Wakil Gubernur yang sekaligus Ketua Umum BKOW tersebut percaya bahwa BKOW salah satu organisasi yang stategis, selain karena didalamnya tergabung organisasi-organisasi wanita, anggota BKOW merupakan perkumpulan dari ibu-ibu pintar yang teredukasi sehingga memiliki peran yang sangat strategis membantu pemerintah dalam menangani permasalahan sampah.

Mimpi Provinsi NTB menjadi daerah Bebas Sampah atau Zero Waste pada 2023, pelan namun pasti mulai menunjukan perkembangannya. Spirit masyarakat mendukung program Zero Waste telah mulai menjangkiti berbagai lapisan masyarakat dengan cepat bagaikan virus positif.

Lingkungan sekolah misalnya. Sampah dapat digunakan untuk membayar SPP (program Universitas Nahdlatul Ulama). Ada pula sekolah yang hanya mengizinkan muridnya pulang setelah memungut sampah. Perusahaan di NTB pun ambil bagian, misalnya program The Gade Clean Gold dari PT. Pegadaian. Instansi pemerintahpun tidak ketinggalan dengan peluncuran program bayar pajak dengan sampah.

Wagub yang lebih akrab disapa Umi Rohmi menyatakan bahwa mewujudkan lingkungan NTB yang Zero Waste atau Bebas Sampah merupakan sebuah program merubah mindset masyarakat.

“Merubah mindset berarti merubah kebiasaan masyarakat melalui edukasi yang berkesinambungan, “ tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi NTB, Ir. Madani Mukarom, BSc.F., M.Si, yang juga hadir pada acara tersebut menjelaskan hingga saat ini jumlah Bank Sampah sudah mencapai 473 unit yang tersebar di seluruh daerah di NTB. Bank sampah yang terbentuk dari dana APBD di tahun 2018 sebanyak 50 unit, tahun 2019 sebanyak 74 unit, sedangkan sisanya merupakan Bank Sampah Mandiri bentukan masyarakat dan komunitas.

“Kita harapkan semuanya bisa bekerjasama mewujudkan NTB Asri dan Lestari,” ujar Kadis LHK ini. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.