Mataram, LombokInsider.com – Sukses pada penyelenggaraan International Halal Travel Fair (IHTF) pertama tahun lalu, tak serta merta membuat puas panitia pelaksana yakni ASITA NTB. Tahun ini giliran ASPPI yang menjadi panitia penyelenggara IHTF 2017, di gelar di Ball Room, Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center (IC), Jum’at (15/9).

Buyer dan Transaksi Meningkat

“Penyelenggara pada 2017 ini di dominasi oleh ASPPI, walaupun keterlibatan ASITA juga ada. Belajar dari tahun lalu, persiapan, promosi dan konfirmasi sekarang jauh lebih baik, untuk target transaksi mencapai Rp7,5-10 Miliar,” jelas Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB, HL. Moh. Faozal di lokasi pelaksanaan table top IHTF-2.

“Jika dibandingkan tahun lalu, untuk jumlah buyer sekarang meningkat significant 260 buyer datang dan siap melakukan transaksi bersama 60 seller dari hotel, vila dan biro perjalanan wisata,” lanjutnya. Kadispar mengatakan bahwa IHTF-2 ini juga merupakan rangkaian dari Bulan Pesona Lombok Sumbawa (BPLS) 2917 dan telah masuk dalam kalender even tahunan Dispar NTB.

“Usai acara table top ini, siang harinya para peserta kami ajak mengunjungi Lembah Semabalun, yang juga merupakan destinasi Bulan Madu Terbaik Dunia, sehingga nantinya mereka juga dapat menjadikan Sembalun menjadi salah satu jualannya,” ucap Faozal.

Sementara, Ahmad Ziadi, Ketua DPD ASPPI NTB mengatakan sebagai pihak penyelenggara sangat bangga dengan peningkatan yang significant dari segi buyer. “Tentunya kami bersyukur dan bangga, ini sekaligus sebagai indikator keberhasilan hasil kerja keras semua pelaku pariwisata, baik hotel maupun biro perjalanan dalam menjual destinasi NTB secara umum,” ungkapnya.

“Kami juga berharap target transaksi dapat tercapai, dari meningkatnya jumlah buyer, membuat kami lebih optimis. Tahun lalu hanya sekitar 70, sekarang mencapai 260 buyer dari seluruh provinsi di Indonesia dan 18 negara khususnya ASEAN. Tentunya potensi transaksi juga akan lebih banyak dan besar,” tegas Ziadi.

Keindahan Destinasi Wisata NTB

BUYER. Dua Orang buyer dari Bekasi dan Jaktim, Peserta Table Top IHTF 2017 di Lombok, NTB, Jum’at (15/9).

Terkait keindahan destinasi wisata yang ada di Lombok, dua orang buyer yang berasal dari Bekasi dan Jakarta Timur (Jaktim) mengatakan sudah semakin dikenal di Indonesia.

“Saat ini Lombok sudah sangat terkenal diluar, khususnya wisatawan muslim sekarang selalu menjadikan Lombok sebagai tujuan. Selain karena menjadi destinasi halal dunia, juga kultur dan budayanya sangat menarik untuk di eksplor,” kata Hj. Sri Wahyuningsih, dari Duta Mulia tour & travel dan Inne Hifina, dari Mubarok Muslim tour & travel.

Menurut kedua buyer ini, sejauh ini dari paket-paket Lombok yang telah mereka jual, lebih banyak memilih air terjun, pantai dan gili. Untuk air terjun paling banyak disukai, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara, khususnya dari Timur Tengah (Timteng).

“Khusus untuk wisatawan timur tengah, mereka lebih senang air terjun karena tidak ada di negaranya. Untuk lama tinggal, potensi wisatawan Timteng sangat baik, rata-rata diatas satu minggu setiap daerahnya,” ungkap mereka berdua. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com