Home Hotel News Total 800 Orang Pelaku Pariwisata Perhotelan dan Restoran di NTB Disertifikasi

Total 800 Orang Pelaku Pariwisata Perhotelan dan Restoran di NTB Disertifikasi

14
0
SHARE

Praya, LombokInsider.com – Total sebanyak 800 orang pelaku pariwisata perhotelan dan restoran di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah mengikuti sertifikasi uji kompetensi sektor pariwisata bidang perhotelan dan restoran yang diadakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Bina Kompetensi (PBK). 200 peserta diantaranya mengikuti sertifikasi pada (24-25/4) di Pipe Dream Villas Resort, Kuta Mandalika, Lombok Tengah.

Uji kompetensi ini merupakan rangkaian sertifikasi yang
telah dilaksanakan di Mataram, Senggigi, Trawangan dan Kuta. “Ini sangat
penting untuk meningkatkan kualitas SDM kita agar lebih professional lagi,
terlebih dalam persiapan kita menyambut Lombok sebagai tuan rumah MotoGP 2021,”
kata Ernanda A. Dewobroto, Ketua IHGMA chapter Lombok, di sela-sela
sertifikasi.

Selain itu menurutnya, kesempatan ini harus dimanfaatkan
sebaik mungkin, karena mendapat dukungan penuh dari Kemenpar RI, juga asosiasi
pariwisata daerah seperti IHGMA, AHM, GHA dan MHA.

Sementara, Lyly Mac Donald sebagai tuan rumah yang juga
merupakan komisi akreditasi dan sertifikasi IHGMA menjelaskan tujuan dan
manfaat dari sertifikasi ini.

“Ini adalah wujud kepedulian insan pariwisata, kami di IHGMA
berusaha membuat kekayaan alam dan pariwisata yang kita miliki semakin kuat
dengan adanya SDM yang berkualitas. Dengan adanya sertifikasi ini semoga dapat
membantu menciptakan destinasi wisata yang handal dengan SDM yang berdaya saing
baik lokal, nasional bahkan internasional,” jelas Lyly Mac Donald, GM Pipe
Dream Villas Resort, Kuta dari komisi akreditasi dan sertifikasi IHGMA
menambahkan.

Senada dengan para pelaku pariwisata, Kepala Dinas
Pariwisata Lombok Tengah, H. Lalu Putria sangat mendukung dan menyambut baik
pelakasanaan sertifikasi ini.

“Uji Kompetensi dan sertifikasi ini merupakan bagian dari
amenitas dan pelayanan yang didalam pariwisata kita saat ini dikenal dengan 3A,
Aksesbilitas, Atraksi dan Amenitas. Ini sangat bagus dan penting, semoga
kedepan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Putria juga mengungkapkan bahwa menyambut MotoGP 2021 dimana
akan datang sekitar 150 ribu orang tamu ke Lombok, pariwisata NTB harus siap
secara 3A.

“Menyambut MotoGP 2021 nanti kita harus siap, bukan hanya
akomodasi dan fasilitas lainnya, tapi juga kualitas SDM yang harus
ditingkatkan, sehingga dapat ambil bagian nantinya, bukan hanya jadi penonton,”
tegasnya.

Kegiatan ini merupakan sesi terakhir sekaligus penutupan
rangkaian kegiatan serupa, yang dihadiri Kadispar Loteng, Ketua IHGMA dan AHM,
Ketua LSP PBK dan stakeholder pariwisata lainnya. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.