Mataram, LombokInsider.com – Sebagai embrio dari Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) dan Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Hotel Front Liner Association (HFLA) yang berdiri pada 2017 lalu memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pariwisata khususnya perhotelan bidang Front Office (FO) departemen.

Hal ini disampaikan oleh Rahman Hidayat, Ketua HFLA Chapter NTB, di Aston Inn Hotel Mataram, Sabtu (28/9) disela-sela kegiatan Receptionist of The Year (ROTY) yang digelar HFLA NTB.

“Kegiatan ini kami gelar untuk memberikan apresiasi dan kesempatan kepada para receptionist untuk unjuk ketrampilannya. Karena sejauh ini acara serupa belum pernah dilakukan,” kata Rahman FO Manager di Lombok Astoria Hotel.

Menurut Rahman, receptionist atau front office merupakan pintu gerbang utama atau wajah dari hotel tersebut, dimana asosiasi front liner ini memiliki tugas yang sangat komplek dalam operasional sebuah hotel. Namun sayang sejauh ini apresiasi secara khusus untuk profesi ini belum ada.

“Kegiatan ini juga sebagai wujud keseriusan HFLA NTB dalam menyambut Lombok sebagai tuan rumah MotoGP 2021. Seperti kita ketahui bersama jika hal ini terwujud nanti pada 2021 maka industri pariwisata NTB akan membutuhkan banyak SDM yang siap pakai dan prefesional dibidangnya masing-masing, termasuk FO,” ujarnya.

Pengurus HFLA NTB, kiri Adam Malik, Wakil Ketua (Villa Ombak), tengah Rahman Hidayat, Ketua (Lombok Astoria) dan kanan Junaidi (Aston Inn).

Hal yang sama ditegaskan Adam Malik, Wakil Ketua HFLA NTB, bahwa secara kualitas SDM perhotelan di Lombok tidak kalah dengan SDM yang ada di Bali maupun kota-kota besar lainnya.

“Secara kualitas kami di Lombok ini tidak jauh berbeda dengan SDM pariwisata yang ada di Bali maupun kota lainnya. Ini terbukti dengan banyaknya SDM perhotelan dari Lombok yang dengan mudah dapat bekerja di Bali, Surabaya, Jogya bahkan di Jakarta,” jelas Adam, FO Manager Villa Ombak, Gili Trawangan.

Selain itu, lanjut Adam dengan kompetisi ROTY ini diharapkan para receptionist ini dapat mengoptimalkan keahlian mereka.

“Harapannya, mereka ini dapat mengoptimalkan keahlian dan ketrampilannya pada even ini. Hal ini tentunya akan memberikan efek yang positif kepada lingkungan kerja dan juga meningkatkan kualitas pelayanan di hotel tempat mereka bekerja,” ucapnya.

Setelah melalui tiga tahapan kompetisi yakni, writing test, interview dan role play maka para juri dan panitia memtuskan bahwa Ida Ayu Nyoman Febrianti (Aston Inn) sebagai Juara I, Rinaldi Maulana (Aston Sunset Gili Trawangan) sebagai Juara II dan Ellan Arjawa Sugatha (Holiday Resort) Juara III. Jawara pada kegiatan ROTY 2019 di NTB ini nantinya akan diikutsertakan pada kegiatan serupa di level Nasional pada November mendatang.

Terbentuknya HFLA NTB pada 2017 lalu merupakan awal dari perkembangan SDM pariwisata khususnya bidang front liner di perhotelan. Asosiasi ini juga sebagai wadah bertukar informasi  serta pengalaman, serta perkembangan ilmu perhotelan dan pariwisata yang terus berkembang.

Kehadiran HFLA diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kualitas SDM perhotelan yang professional, namun juga berperan aktif dalam kemajuan pariwisata NTB dan Indonesia. (LI/AA)

Tags:
About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com