Mataram, LombokInsider.com – Ternyata tidak mudah untuk membangun bisnis perhotelan apalagi hotel lokal dengan biaya promosi dan pengembangan yang terbatas, karena semua berasal dari uang pribadi pemiliknya, namun hal itu tidak serta merta membuat Agus Ariana sebagai pemilik Arianz Hotel, sekaligus Direktur Utamanya menyerah dengan keadaan. Sebagai seorang entrepreneur sejati yang sedari awal telah berwira usaha dan telah berhasil mengembangkan salah satu bisnisnya yakni Warung Serena bersama istri tercinta, hal ini menurutnya sudah biasa dan harus dihadapi serta dicari solusinya bukan sebaliknya.

Fasilitas Kamar di Hotel Arianz, Tertata Rapi dan Bersih Membuat Tamu Betah Menginap.

Fasilitas Kamar di Hotel Arianz, Tertata Rapi dan Bersih Membuat Tamu Betah Menginap.

“Semua usaha atau bisnis pasti ada resikonya, namun dengan posisi hotel kami yang strategis dan berada di pusat Kota Mataram hal ini tentunya cukup menguntungkan bagi kami,” jelas Agus Ariana. Hotel Arianz merupakan hotel bertaraf bintang 2, memilki 32 kamar dan 3 tipe yaitu, 18 standard, 11 superior dan 3 deluxe, terletak di Jalan Catur Warga 33, Mataram, mulai beroperasi sekitar 3,5 tahun yang lalu. “Memberikan pelayanan terbaik kepada tamu yang menginap, serta menghadirkan pengalaman berkesan ketika menginap merupakan prioritas kami,” lanjut Agus Ariana, suami dari Ade Irmina ini.

Fasilitas dan Pelanggan

Lobi Hotel, Keramahan Karyawan Kepada Tamu Menjadi Prioritas Utama Hotel Arianz.

Lobi Hotel, Keramahan Karyawan Kepada Tamu Menjadi Prioritas Utama Hotel Arianz.

Hotel yang dibangun lantai 3 ini terletak di belakang Kantor Walikota Mataram dengan berbagai fasilitas disetiap kamarnya seperti, pendingin ruangan, kamar mandi dengan shower, lemari, king size bed, LCD TV dengan berbagai pilihan channel baik nasional maupun Internasional, laundry, free wi-fi, internet service dan atm. Sejauh ini menurut Agus, pelanggan mereka kebanyakan para pebisnis dari Jakarta, Bandung dan Surabaya, tidak sedikit yang berlama-lama tinggal dikarenakan urusan bisnis mereka yang memang membutuhkan waktu lama, namun tak sedikit para traveler lokal dan asing yang singgah hanya untuk beberapa hari saja.

“Mereka memilih Arianz karena lokasi yang dekat dengan perkantoran, taman kota, pusat perbelanjaan dan lainnya, selain itu tentunya terkesan dengan pelayanan serta penerimaan kami selama tamu menginap,” tambah ayah dari dua orang putra-putri ini. Selain fasilitas dan letak yang strategis tentunya ada paket-paket yang ditawarkan kepada tamu sehingga mereka akan lebih tertarik lagi seperti, golfing, tracking, diving, cycling, photo hunting, shopping dan lain-lain. Dengan 18 karyawannya, sebagai pemilik Agus dan Ade menekankan kepada mereka untuk bersama-sama membangun dan menjaga hotel Arianz, sehingga dapat menjadi salah satu hotel lokal terbaik di Mataram.

Strategi Promosi

Agus Ariana dan Ade Irmina Bersama Buah Hati Mereka.

Agus Ariana dan Ade Irmina Bersama Kedua Buah Hati Mereka.

Sementara ditengah maraknya pertumbuhan hotel di Kota Mataram, yang bagaikan jamur di musim hujan tentunya membuat Agus Ariana harus menjalankan strategi jitu untuk mensiasati keadaan ini, salah satunya dengan promosi tentunya. “Kami melakukan promosi melalui media online seperti, website, sosial media dan juga diberbagai online travel agent (ota), selain itu sejuga secara off line dengan brosur, pamflet dan lainnya,” pungkas lelaki yang hobi golf, traveling dan kuliner ini.

Sebagai hotel tergolong baru dan kecil Arianz menawarkan kenyamanan terhadap para pelanggan yang terjamin untuk kelas hotel bintang dua, selain itu paket-paket yang ditawarkan kepada tamu biasanya sering ditangani langsung oleh Agus Ariana atau istrinya Ade Irmina, sehingga tamu merasa lebih dihormati dan dimanjakan oleh mereka. Seperti baru-baru ini beberapa tamu dari Jakarta memintanya untuk menemani berkeliling menikmati keindahan Pulau Lombok selama beberapa hari. (LI/AA)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com