Home Industry News Desa Menjadi Titik Awal Distribusi, Begini Mekanisme Pembagian JPS Gemilang

Desa Menjadi Titik Awal Distribusi, Begini Mekanisme Pembagian JPS Gemilang

0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc-Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd telah meluncurkan program jaring sosial dalam rangka meminimalisir dampak ekonomi dan sosial atas wabah Covid-19 di NTB. Salah satunya dengan program “Jaring Pengaman Sosilal (JPS) Gemilang”. Untuk masyarakat yang kurang mampu dan Sektor formal/Informal terdampak Covid-19 sebanyak 105.000 KK.

Bantuan diberikan dalam bentuk paket Sembako dan Paket Suplemen-Masker, berupa beras 10 kg, telur 20 butir, minyak kelapa/goreng, susu kedelai, teh kelor, minyak kayu putih/cengkeh, sabun cair/batang, serta masker non medis. Dengan nilai per paket Rp 250.000,- per KK per bulan. Dan akan diberikan selama tiga bulan di masa darurat Covid-19. Dengan total pagu anggaran JPS Gemilang senilai Rp 80 Milyar.

“Untuk teknis pengadaan dan distribusi paket JPS Gemilang dilakukan oleh tiga Dinas. Dinas Sosial Provinsi NTB bertanggung jawab untuk pengadaan dan distribusi beras, telur dan minyak goreng pabrikan. Sementara minyak kelapa jeleng hasil produksi IKM NTB dan paket suplemen lainnya seperti susu kedelai, teh kelor, minyak cengkeh/kayu putih diadakan oleh Dinas Perindustrian NTB. Sedangkan masker non medis produksi UKM NTB oleh Dinas Koperasi UKM NTB,” ujar Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dra. T. Wismaningsih Drajadiah.

Baca juga:  Gubernur NTB: Selalu Ada Peluang dan Terobosan Baru Dalam Krisis

Baca juga:

Penanganan Corona, Pemkab Bangli Belajar ke Lombok Barat

Kemenparekraf: Pentingnya Program Sinergi Bangkitkan Pariwisata Indonesia

IDDR 2020 Dukung Upaya Pengurangan Risiko Bencana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.