Home Industry News Branding Internasional Friendly Lombok, Yang Ramah dan Bersahabat

Branding Internasional Friendly Lombok, Yang Ramah dan Bersahabat

0
SHARE
Branding dan Tagline Lombok untuk Promosi Pariwisata di Mancanegara.

Mataram, LombokInsider.com – Sebutan ‘Pulau Seribu Masjid’ bagi Lombok cukup untuk menegaskan kehidupan muslim di pulau ini. Gaya hidup muslim ini pula yang mengantar Lombok memperoleh penghargaan sebagai World’s Best Halal Tourism Destination dan World’s Best Honeymoon Destination pada 2015 yang lalu.

Aspirasi masyarakat Lombok, potensi alamnya yang sungguh indah, kemudian fasilitas yang membuat para wisatawan muslim dapat menikmati liburan halal, maka Lombok telah dideklarasikan sebagai Destinasi Wisata Halal berserta dengan dua wilayah lainnya yaitu Sumatera Barat dan Aceh.

Friendly Lombok

kali Focus Discussion Group (FGD) pertama di Kantor Disbudpar NTB pada (24/5), Merupakan awal Pembuatan Branding Promosi Lombok di Mancanegara.
Focus Discussion Group (FGD) pertama di Kantor Disbudpar NTB pada (24/5), Merupakan awal Pembuatan Branding Promosi Lombok di Mancanegara.

Kini, Lombok melepaskan diri dari bayang-bayang Bali. Tak ada lagi ajakan: “Lihat Bali di Lombok” dan positioning Lombok sebagai Halal Destination ini menjadi dasar bagi pengembangan Strategi Destinasi Branding Lombok untuk pasar mancanegara.

Friendly Lombok atau Lombok yang ramah dan besahabat adalah sebuah janji pariwisata Lombok kepada dunia, kepada para wisatawan maupun prospek wisatawan mancanegara.

Kata friendly mengandung janji bahwa Lombok sebagai sebuah destinasi kaya dengan kenyamanan dari aspek fasilitas, pelayanan maupun manusianya. Lombok sebagai sebuah destinasi, ramah dan bersahabat kepada seluruh wisatawan mancanegara termasuk bagi yang muslim.

Baca juga:  Antisipasi Covid-19, Gubernur Cek Kesiapan Pelabuhan Kayangan dan Poto Tano

Bagi wisatawan muslim, Lombok adalah sebuah destinasi wisata yang menjamin kehidupan muslim mereka dapat diterapkan dengan baik di Lombok. Sedangkan bagi wisatawan universal, mereka dapat berliburan dengan nyaman, apapun aktivitas yang mereka lakukan.

Untuk mewujudkan janji tersebut, diperlukan komitmen seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Lombok, baik internal maupun eksternal, masyarakat Lombok secara umum maupun pengelola pariwisata Lombok.

Baca juga:

Kemenparekraf: Pentingnya Program Sinergi Bangkitkan Pariwisata Indonesia

PTN Pariwisata Gelar Wisuda Virtual Bagi 2.746 Lulusan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.