Home Industry News Banjir Melanda, Gubernur NTB Turunkan Tim dan Bantuan

Banjir Melanda, Gubernur NTB Turunkan Tim dan Bantuan

0
SHARE
Banjir Melanda, Gubernur NTB Turunkan Tim dan Bantuan
Droping logistik sebanyak 150 doz mie instan, 150 doz air mineral dan 1 tanki air bersih untuk banjir Sumbawa dan Kota Bima.

Mataram, LombokInsider.com – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., meminta BPBD bersama stakeholders terkait kebencanaan dan masyarakat agar bersama bahu membahu menangani banjir di sejumlah tempat, termasuk banjir yang melanda Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa, Selasa 2 Februari 2021.

Menurut Gubernur, setiap kejadian bencana adalah tanggung jawab kita semua sebagai sesama manusia. Ia yakin dengan rasa kemanusiaan yang telah dikodratkan tersebut, kita sebagai mahluk sosial dapat hidup bersama, berdampingan dan dapat saling menjaga keselamatan.

Terlebih dengan kondisi geografis yang menyebabkan NTB menjadi salah satu daerah dengan potensi kerawanan bencana yang cukup tinggi.

“Tugas kita semua adalah bersama menjaga keselamatan hidup manusia. Oleh karenanya BPBD dan kita semua harus saling bahu membahu menjaga keselamatan masyarakat dan daerah kita bersama,” ungkap Zulkieflimansyah ketika memberikan direktif khusus kepada BPBD Provinsi NTB untuk bisa berkoordinasi dan bergerak bersama tim yang ada di kabupaten/kota, Selasa (2/2/21).

Sebagaimana dilaporkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima, sekitar pukul 13.45 wita – 18.15 Wita telah terjadi hujan merata di wilayah Kota Bima dengan intensitas sedang–deras sehingga menyebabkan terjadinya luapan dan banjir dibeberapa kelurahan.

Baca juga:  Konsep Blue Economy, Kembangkan Potensi Mangrove di Mandalika

Beberapa kelurahan tersebut yakni Kelurahan Dara, Kelurahan Ule, Kelurahan Jatiwangi, Kelurahan Melayu, Kelurahan Sarae, Kelurahan Nae, Kelurahan Lewirato, Kelurahan Penaraga, Kelurahan Penatoi, Kelurahan Matakando, Kelurahan Rite, Kelurahan Santi, Kelurahan Sadia dan Kelurahan Mande.

Korban jiwa akibat banjir di Kota Bima sebanyak 1 orang (MZ) berusia 3 tahun yang terpeleset dan jatuh di saluran drainase.

Sementara upaya yang telah dilakukan dalam penanganan banjir antara lain melakukan evakuasi serta tetap melakukan assessment di lokasi sambal terus memantau perkembangan cuaca dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

Sedangkan bencana banjir di Kabupaten Sumbawa sebagaimana yang dilaporkan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumbawa terjadi disekitar wilayah Kecamatan Tarano dan Kecamatan Empang.

Beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain menerjunkan personil ke lokasi kejadian, melakukan droping logistik sebanyak 150 mie instan, 150 air mineral dan 1 tanki air bersih serta tetap berkoordinasi dengan seluruh stakeholders dan relawan untuk mengantisipasi kejadian darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi. (LI/kominfo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.