Home Industry News Awal Ramadhan, KPPU NTB Lakukan Pemantuan Harga di Pasar Induk Mandalika

Awal Ramadhan, KPPU NTB Lakukan Pemantuan Harga di Pasar Induk Mandalika

0
SHARE
Awal Ramadhan, KPPU NTB Lakukan Pemantuan di Pasar Induk Mandalika
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) wilayah IV, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bekerjasama dengan pihak kepolisian Polda NTB, Dinas Perdagangan dan Peternakan NTB dan UPT Pasar, melakukan pemantauan di Pasar Induk Mandalika, Bertais, Kota Mataram pada Jum’at (16/4/21).

Mataram, LombokInsider.com – Mengawali Bulan Ramadhan 1442 H, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) wilayah IV, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), bekerjasama dengan pihak kepolisian Polda NTB, Dinas Perdagangan dan Peternakan NTB serta UPT Pasar Mandalika, melakukan pemantauan di Pasar Induk Mandalika, Bertais, Kota Mataram pada Jum’at (16/4/21).

Hal ini dilakukan untuk mengetahui dan memastikan harga bahan pokok tetap stabil saat awal puasa. Dimana kita ketahui bersama awal Ramadhan dan jelang Idul Fitri harga beberapa bahan pokok biasanya mengalami kenaikan karena melonjaknya permintaan pasar.

“Kami melakukan pemantauan apakah ada kenaikan harga yang tidak wajar. Karena itu merupakan pertanda ada sesuatu yang tidak benar di sisi hulunya. Hari ini kami memantau beberapa harga bahan pokok,” jelas Romi Pradana Aryo, Kepala Bidang Kajian dan Advokasi KPPU NTB, di lokasi.

Tim melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok seperti; Beras, Gula Pasir, Minyak Goreng, Bawang Merah dan Putih, Daging Sapid dan Ayam, Telur, Kedelai.

“Dari hasil pantauan kami bersama tadi, tidak terjadi kenaikan harga-harga yang tidak wajar. Bahkan dengan daya beli yang saat ini memang sedang turun terkait pandemi, jadi hal ini bisa menahan harga-harga kebutuhan tidak naik,” ujar Romi.

Baca juga:  Kembangkan Kreativitas Industri, STIPark Gelar Lomba Karya Ilmiah

Sebelumnya dinas terkait juga telah melakukan pemantauan harga dan turun ke pasar untuk memastikan bahwa harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil dan suplai barang juga aman.

Sementera pihak Polda NTB, yang diwakili Kasi Korwas PPNS, Kompol H. Ridwan MZ, mengatakan bahwa sejauh ini belum ditemukan indikasi penimbunan bahan pokok.

“Memang selama ini setiap bulan puasa kita antisipasi terjadi penimbunan khususnya bahan pokok dan kami hingga tingkat bhabinkamtibmas ikut berperan dalam mengawasi harga bahan pokok ini,” kata Ridwan.

Tentang KPPU

KPPU merupakan lembaga penegak hukum persaingan yang dibentuk berdasarkan amanah Undang-undang Nomor 5 tahun 1999, tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.

Untuk diketahui, salah satu tugas utama dan maksud dibentuknya KPPU adalah bagaimana supaya kemitraan antara pelaku usaha besar dengan kecil itu bisa membuat pelaku usaha kecil ini jangan jadi kecil terus tapi menjadi berkembang.

Selain itu KPPU mendapat amanat untuk melakukan pengawasan kemitraan sebagaimana diatur dalam Undang-undang no. 20 tahun 2018 jo. Peraturan Pemerintah no. 17 Tahun 2013.

Baca juga:  Inflasi, TPID NTB Siapkan Solusi Saat Ramadhan dan Jelang Idul Fitri

Dalam melaksanakan tugas KPPU selalu berkoordinasi, utamanya dengan media. (LI/aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.