Home General News Waspada Virus Corona, Gejalanya dan Negara yang Sudah Terinfeksi

Waspada Virus Corona, Gejalanya dan Negara yang Sudah Terinfeksi

84
0
SHARE
Ilustrasi

Mataram, LombokInsider.com – Korona virus adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada burung dan mamalia (termasuk manusia). Struktur tubuh virus (virion) ini terdiri dari membran, selubung lipid bilayer (envelope), glikoprotein yang menyerupai paku (spike), genom RNA positif dan protein nukleokapsid.

Glikoprotein koronovirus dapat berikatan dengan glikoprotein permukaan sel inang secara spesifik untuk memulai terjadinya infeksi. Koronavirus diklasifikasikan menjadi tiga golongan utama, golongan 1 dan 2 menginfeksi mamalia, mulai dari kelelawar hingga manusia, sedangkan golongan 3 hanya ditemukan pada spesies avian (burung).

Meski tidak masuk kategori mematikan bila dibandingkan Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan severe acute respiratory syndrome (SARS). Pandangan tersebut disampaikan dokter spesialis penyakit dalam sekaligus pakar penyakit infeksi dan tropis, Erni Juwita Nelwan.

Namun kita tetap harus waspada, infeksi virus ini dapat menimbulkan gejala penyakit yang bervariasi, mulai dari hampir tidak timbul gejala apapun hingga gejala yang fatal dan cepat. Infeksi koronavirus dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti bronkitis, ensefalitis, gastroenteritis dan hepatitis.

Virus corona yang muncul dari kota Wuhan, provinsi Hubei, China sejak 31 Desember 2019 lalu sudah menjangkit dan menyebar di berbagai negara lain.

Sebagian besar kasus kematian terkonfirmasi baru hanya terjadi di China, namun hingga saat ini virus juga telah terdeteksi di Kanada, Thailand, Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Nepal, Prancis, Amerika Serikat, Australia.

Dikumpulkan dari berbagai sumber, berikut sederet fakta yang terkumpul sampai hari ini (26/1/20).

– Korban jiwa telah mencapai sebanyak 41 orang di China akibat virus corona yang bermutasi, menginfeksi lebih dari 2000 orang secara global. Hingga Sabtu (25/1/20), daftar kematian ini bahkan telah meningkat menjadi 60 orang.

– Dalam sebuah pernyataan, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan jumlah total kasus virus corona yang dikonfirmasi di China sekarang mencapai 1.300. Saat ini otoritas kesehatan di seluruh dunia berjuang untuk mencegah penyakit ini menyebar lebih jauh.

– Semua kematian terakhir terjadi di Wuhan, yakni daerah yang disinyalir menjadi pusat penyebaran virus. Menurut otoritas kesehatan di sana, penularan virus dari manusia ke manusia dipercaya berasal dari pasar di Wuhan yang memperdagangkan secara ilegal sumber dari alam liar.

– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus corona sebagai “keadaan darurat di China”, tetapi belum menyatakannya sebagai kegawatan internasional. Virus ini terus menyebar secara global, otoritas di Perancis melaporkan kasus pertama yang dikonfirmasi di Eropa pada Jumat malam.

Negara-negara yang terjangkit Corona

Kanada, pada Sabtu (25/1/20), Kanada, baru saja mengkonfirmasikan temuan kasus virus corona pertama mereka. Melansir dari Reuters, Pejabat Kesehatan Ontario mengatakan dalam sebuah konferensi pers, pada 22 Januari 2020.

Amerika Serikat, departemen kesehatan Amerika secara resmi mengumumkan kasus pertama infeksi Virus Corona. Kasus menimpa seorang laki-laki berusia 30 tahun di Seattle, dan seorang perempuan 60 tahun di Chicago. Keduanya menjalani perawatan dan berangsur membaik.

Australia, pada Sabtu (25/1), Australia mengkonfirmasi kasus pertama infeksi Virus Corona di wilayah mereka. Korban merupakan pria yang baru tiba di Melbourne usai bepergian ke China seminggu sebelumnya.Terkini, diketahui sudah 4 orang tercatat terinfeksi corona di Australia

China, sampai dengan Sabtu (25/1), hampir 1.300 orang terinfeksi Virus Corona di wilayah China. Infeksi terbesar terjadi di wilayah Wuhan. Hampir semua korban meninggal berada di Wuhan. Di Makau juga telah terkonfirmasi dua kasus virus corona.

Sedangkan di Hongkong lima orang diketahui terinfeksi. Tiga dari kasus tersebut dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir. Hongkong juga sudah mengumumkan status darurat.

Jepang, otoritas kesehatan Jepang mengkonfirmasi dua kasus infeksi Virus Corona pada Jumat (24/1). Media lokal mengatakan korban merupakan pria asal Wuhan berusia 40 tahun yang sedang berjalan- jalan ke Jepang. Korban dikabarkan dirawat setelah empat hari berada di Jepang.

Korea Selatan, mengkonfirmasi dua kasus infeksi Virus Corona di negara mereka. Kementerian kesehatan Korea Selatan mengatakan korban merupakan laki-laki berusia 50 tahun. Korban mengalami gejala ketika bekerja di Wuhan pada 10 Januari.

Malaysia, mengkonfirmasi tiga kasus infeksi Virus Corona pada Sabtu (25/1) ini. Ketiganya berkewarganegaraan China yang sedang berlibur. Korban merupakan perempuan berusia 66 tahun. Sedangkan dua korban lainnya anak laki-laki berusia 2 dan 11 tahun. Ketiganya dikabarkan dalam kondisi stabil dan masih menjalani perawatan di ruang isolasi.

Nepal, terdapat seorang pria berusia 32 tahun asal Wuhan yang terinfeksi Virus Corona. Pasien sempat dikarantina dan keadaannya berangsur membaik. Pemerintah lalu memulangkan pasien tersebut. Setelahnya Nepal memperketat pengawasan di bandara.

Prancis, menjadi negara pertama di Benua Eropa yang terpengaruh Virus Corona. Terdapat tiga kasus infeksi Virus Corona negeri tersebut. Terdapat satu orang terinfeksi berada di Bordeaux dan satu lainnya di Paris.

Singapura, mengumumkan tiga kasus penyebaran Virus Corona. Satu kasus terjadi pada pria berusia 66 tahun dan anaknya yang berusia 37 tahun. Selain itu, infeksi juga terjadi pada seorang perempuan berusia 52 tahun. Ketiganya berasal dari Wuhan.

Taiwan, terdapat tiga kasus infeksi Virus Corona di Taiwan. Pemerintah Taiwan menyarankan untuk tidak bepergian ke daerah Wuhan. Setelah kasus tersebut, seluruh penerbangan dari Tiongkok, Hongkong dan Makau diperketat dan penumpang wajib mengisi surat kesehatan.

Thailand, Kementerian Kesehatan Thailand mengkonfirmasi telah mendeteksi dua kasus misterius menyerupai SARS yang menginfeksi dua turis asal Wuhan, China pada Jumat (24/1).

Vietnam, terdapat dua kasus infeksi Virus Corona di Vietnam. Korban merupakan laki-laki yang bepergian ke Ho Chi Minh City dan menularkan virus ini ke anaknya. Keduanya telah mendapat perawatan di rumah sakit dan dikabarkan dalam kondisi stabil. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.