Home General News Wagub Paparkan Program Zero Waste NTB di Jakarta, Kementerian LHK Siap Dukung

Wagub Paparkan Program Zero Waste NTB di Jakarta, Kementerian LHK Siap Dukung

24
0
SHARE

Jakarta, LombokInsider.com – Pemerintah Provinsi NTB yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Dr. Sitti
Rohmi Djalilah membahas konsep dan kesiapan NTB dalam mewujudkan program Zero
Waste dalam rapat bilateral antara Pemprov NTB dengan Kementerian Lingkungan
Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Kantor Kementerian LHK, Jakarta Pusat, Jumat
(15/11).

Rapat dipimpin oleh Wakil Menteri LHK dan dihadiri oleh para
Dirjen di lingkup Kementerian LHK dan jajaran Pemprov NTB, Wakil Bupati Lombok
Timur dan Bupati Dompu.

Dalam rapat, Wagub NTB memaparkan program-program strategis
terkait lingkungan dan kehutanan yang dirangkum dalam program NTB Zero Waste
2023 dan NTB Hijau 2023.

“NTB Zero Waste terdiri dari penyusunan regulasi, kampanye
edukasi dan pembinaan, kerjasama pengelolaan persampahan, sarana dan prasarana
serta kelembagaan pengelolaan persampahan. Kami konsep semuanya secara matang
dan komprehensif sehingga mudah dan cepat diwujudkan,” kata Wagub Rohmi.

Sedangkan NTB Hijau 2023, lanjut Wagub, terdiri dari
penguatan kelembagaan pengelola hutan, pemantapan kawasan hutan, rehabilitasi
dan perhutanan sosial, optimalisasi pemanfaatan dan industrialisasi hasil hutan
dan perlindungan dan konservasi SDA.

“Kami dari Pemprov NTB dan semua pihak yang terlibat akan
membuat materi sosialisasi terkait Zero Waste baik dalam bentuk video, leaflet,
poster dan lain – lain. Intinya yang menarik, mengedukasi dan mudah dipahami
seluruh masyarakat,” tutur Rohmi.

Dalam paparannya, Wagub Rohmi juga menjelaskan pembagian
peran antara Pemprov NTB dengan Pemkab/ Pemkot di NTB serta Kementerian LHK
supaya Kementerian LHK mengetahui dengan detail apa saja bantuan yang
dibutuhkan oleh Pemprov dalam rangka terwujudnya NTB Zero Waste 2023 dan NTB
Hijau 2023.

“Kami melibatkan semua elemen masyarakat dan para pemangku
kepentingan, semua harus bersinergi mengambil peran nyata untuk mengendalikan
dan mengelola sampah. Mulai dari perangkat daerah di Pemprov NTB, ASN di
pemkab/ pemkot seluruh NTB, hingga tokoh agama, pemuka masyarakat, pemuda,
ormas hingga tingkat anak-anak sekolah di SMA/SMK,” papar Sitti Rohmi.

Menurut Wagub Rohmi, semua kalangan harus menjadi pusat
informasi Zero Waste dan dimulai dari lingkungan masing-masing. Sehingga sampah
di NTB tidak lagi menimbulkan masalah, tetapi justru dipandang sebagai potensi
yang bermanfaat.

Kementerian LHK menyambut baik semua usulan dari Pemprov NTB
dan sejumlah item sudah dianggarkan oleh Kementerian LHK di tahun 2020. Untuk
selanjutnya, akan didiskusikan secara teknis oleh dinas dan direktorat jenderal
terkait. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.