Home General News Wagub NTB: Perempuan ”Agent of Change” Kelestarian Bumi

Wagub NTB: Perempuan ”Agent of Change” Kelestarian Bumi

0
SHARE
Wagub NTB: Perempuan ”Agent of Change” Kelestarian Bumi
Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat membuka Seminar Internasional Bertajuk “Perempuan dan Bumi” yang diselenggarakan oleh Geopark Rinjani Lombok bersama IAGI NTB, di Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Kamis 22 April 2021.

Mataram, LombokInsider.com – Perempuan dapat menjadi “Agent of Change” atau Agen Perubahan untuk melestarikan bumi. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah saat membuka Seminar Internasional Bertajuk “Perempuan dan Bumi” yang diselenggarakan oleh Geopark Rinjani Lombok bersama IAGI NTB, di Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Kamis 22 April 2021.

Ummi Rohmi sapaan akrabnya menjelaskan, perempuan dalam perannya sebagai pengelola rumah tangga sering memanfaatkan alam sebagai elemen pemenuh kebutuhan hidup.

Hubungan perempuan dengan lingkungan hidup sangat dekat dan sangat intim. Dalam perannya sebagai pengelola rumah tangga, hampir seluruh aktivitas perempuan bersinggungan dengan lingkungan dan sumber daya alam.

Masih dalam nuansa Hari Kartini dan Hari Bumi, Ummi Rohmi melanjutkan, terkadang Pemanfaatan yang tidak bertanggung jawab dan bahkan kerusakan pada sumber daya alam ini, terjadi akibat kemiskinan dan keterbelakangan kaum perempuan dalam memanfaatkan sumber daya alam tersebut.

Ketidaktahuan kaum perempuan terjadi karena kurangnya pengetahuan dan pendidikan sehingga tidak menyadari bahwa apa yang dilakukannya telah merusak lingkungan.

Baca juga:  Tiga Anggotanya Jadi Caleg, BPPD NTB Sepakat Rombak Struktur Kepengurusan

“Sebagai Media Edukasi Pertama Dan Utama Bagi Keluarganya, Perempuan Bisa Berperan Sebagai Agent Of Change, Harus Membekali Diri Dengan Ilmu Pengetahuan Tentang Pemeliharaan Alam. Hal Ini Dapat Dilakukan Mulai Dari Lingkungan Terkecil. Mulai Dari Diri Sendiri Dan Keluarga,” jelas Wakil Gubernur perempuan pertama NTB tersebut.

Oleh karena itu Ummi Rohmi berharap melalui seminar internasional yang digelar dengan protokol kesehatan covid-19 yang ketat tersebut.

Baik perempuan maupun laki-laki dapat menyadari bahwa kaun perempuan mampu menjadi aktor strategis di dalam pembangunan. Termasuk dalam melestarikan bumi.

“Karena sifat alamiah perempuan sebagai pemelihara, pembentuk karakter dan pejuang tidak hanya bagi keluarganya, tapi juga untuk pembangunan secara nasional yang dapat mengubah kehidupan masyarakat indonesia menjadi lebih baik dan sejahtera,” tandasnya. (LI/kominfo)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.