Melbourne, LombokInsider.com – Aksi heroik pemuda Melbourne yang memukul kepala bagian belakang Senator Fraser Anning dengan telur viral dan menuai simpati dari netizen dan dunia. Pemuda tersebut dikabarkan mendapatkan donasi lebih dari Rp300 juta dari para penyumbang yang simpatik.

Will Connoly (17) ini sempat ditahan polisi, namun akhirnya dibebaskan tanpa gugatan,

Aksi heroik Connoly ini seakan mewakili perasaan warga Australia yang geram dengan komentar Anning soal penyerangan masjid di Selandia Baru.

Atas aksinya Connoly banyak mendapat simpati dari para netizen, bahkan mereka mengundangnya untuk datang ke Turki dan Dubai, seperti dikutip dari akun twitternya.

“Dear Eggboy. Saya seorang profesor filsafat di Turki. Kami sangat menghargai apa yang Anda lakukan. Saya akan membayar tiket, dan 10 hari di hotel bintang 5 (di mana pun Anda inginkan di Turki). Jadilah tamu kami di Turki,” ujar Prof. Caner Taslaman di akun twitternya @ctaslaman.

Tawaran juga datang dari Dubai, bahkan EggBoy ditawari mobil sport Ferrari. “Brave boy. Come to dubai. I give you ferrari,” kata Dean Omeara.

Diketahui bahwa Senator asal Queensland itu justru menyalahkan muslim atas penembakan di masjid kota Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan 49 orang.

Selain tawaran dari Turki dan Dubai, penggalangan dana untuk Connoly dilakukan di situs Gofundme. Bertajuk “Money for Eggboi”, sejatinya batas dana adalah USD 2.000, namun penyumbangnya lebih dari itu.

Ahad (17/3) pagi ini, setelah 21 jam donasi dibuka telah lebih dari 1.000 donatur ikut serta dari seluruh dunia. Jumlahnya mencapai lebih dari USD 21.800 atau lebih dari Rp 300 juta dan diperkirakan akan terus bertambah

Keberanian remaja Australia, Will Connolly, menimpuk telur ke kepala Senator asal Queensland Australia yakni Fraser Anning, menjadi pembicaraan dunia.

Senator asal Queensland Australia, Fraser Anning, ditimpuk sebutir telur usai pernyatannya yang menyebut muslim sebagai penyebab tragedi penembakan masjid New Zealand. Peristiwa itu terjadi saat politikus Australia tersebut memberikan keterangan pers di Melboune Tenggara, Sabtu (16/3).

Melalui akun twitternya, Will Connolly menyebut aksi menimpuk telur sebagai protes kepada sang senator karena menuding bahwa justru muslim yang bersalah atas kejadian tersebut.

“Inilah saat ketika saya merasa sangat bangga ada sebagai manusia. Izinkan saya memberi tahu kalian semua, Muslim bukan teroris dan terorisme tidak punya agama. Semua orang yang menganggap Muslim sebagai komunitas teroris, memiliki kepala kosong seperti Anning,” ujar Will Connolly seperti dikutip dari cuitan tweeternya, Ahad (17/3). (LI)

About Author: Agus Apriyanto
Past Mine Worker (Corporate Communication Dept). Graphic Designer. Reporter/Editor. Father of 3 Children. Moslem. Lives in Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia. FB: Agus Apriyanto Email: agusborjuswp@gmail.com