Home General News Untung Besar, Tukang Ojek Ketagihan Jual Sabu

Untung Besar, Tukang Ojek Ketagihan Jual Sabu

0
SHARE
Untung Besar, Tukang Ojek Ketagihan Jual Sabu
IWS (39), Tukang Ojek yang Ketagihan Jual Sabu.

Mataram, LombokInsider.com – Satresnarkoba Polresta Mataram, yang dipimpin AKP I Made Yogi Purusa Utama, kembali mengungkap peredaran Sabu sekaligus menangkap bandarnya.

Pelaku yang diamankan berinisial IWS (39) warga Lingkungan Abian Tubuh Utara, Kelurahan Cakranegara Selatan Baru, Kota Mataram.

Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojek itu ditangkap Polisi karena kedapatan memiliki 10 gram Narkotika jenis Sabu. Pelaku dibawa ke Mapolresta Mataram untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“Pelaku kita amankan Selasa malam (13/4/21) sekitar pukul 23.00 Wita. Kami tidak pernah menyebut pelaku pengedar. Semua kami sebut bandar karena berhubungan keras dengan Narkotika,” ungkap Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE, SIK, Kamis (15/4/21).

Petugas menindaklanjuti informasi tentang gerak gerik pelaku. IWS kerap disebut sebagai bandar Narkotika jenis Sabu. Karena pelaku seharinya sebagai tukang ojek.

Ketika pembeli sudah memesan Sabu. Pelaku mendatangi satu tempat dan meletakkan Sabu dibelakangnya. IWS lalu berdiri di depan tempat Sabu diletakkan.

“Setelah itu pemesan datang mengambil sabu yang diletakkan tadi. Modus baru juga ini,” tuturnya.

Baca juga:  Bhabinkamtibmas Kandai Dua Pastikan Kebutuhan Air Bersih Terpenuhi

Modus ini diketahui petugas. Disaksikan oleh warga setempat. Pengledahan badan dilakukan petugas dan menemukan sejumlah barang bukti.

Diantaranya, Sabu seberat 10 gram, 14 poket klip bening yang masih belum dipecah, uang tunai Rp2.240.000 yang diduga hasil transaksi sabu.

“Kami juga menemukan alat komunikasi (handphone) yang digunakan terduga pelaku untuk transaksi dengan pembeli,” katanya.

Sabu didapatkan pelaku dari Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang Kota Mataram.

Di Karang Bagu, IWS membeli sabu Rp1,5 juta per gramnya. Lalu dipecah menjadi paketan kecil dan dijual Rp100 ribu per paket.

“Sabu memang didapati di Karang Bagu. Dia beli lalu diecer lagi untuk dijual,” terang Yogi.

Dengan untung yang cukup besar. IWS ketagihan menjual Sabu. Untuk menutupi bisnis haramnya ini, IWS masih menggeluti profesi ojeknya.

“Untungnya itu 300 ribu per gram sabu yang dijual. Pelaku ini sudah setengah tahun menjual sabu,” katanya.

Keuntungan yang besar ini digunakan pelaku untuk membiayai kebutuhan hidupnya.

“Karena dia sering mangkal sebagai ojek di lokasi judi. Pelaku juga sering berjudi di sana. Dia hanya menjual dan tidak mengkonsumsi sabu. Tes urinnya negatif,” tegasnya.

Baca juga:  Diskop UKM NTB: Pemberdayaan UKM Tidak Lalui Calo

Akibat perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal 114 dan 112 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. (LI/polresta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.