Home General News Total 38 Warga Korban Kerusuhan Wamena Sudah Pulang ke NTB

Total 38 Warga Korban Kerusuhan Wamena Sudah Pulang ke NTB

55
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Sebanyak delapan pengungsi kerusuhan Wamena, Papua, tiba di Lombok.
Kedatangan mereka disambut langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB, Dra. T.
Wismaningsih Drajadiah bersama Kepala Kesbangpoldagri Provinsi NTB H. Muhammad
Rum dan dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, di Bandara
Internasional Zainuddin Abdul Majid. Jum’at sore (4/10).

Dra. T. Wismaningsih Drajadiah, dalam keterangannya
mengatakan. Pemulangan warga NTB dari Wamena, Papua, merupakan tahap pertama
yang dilakukan pemerintah. Dengan jumlah sebanyak 8 orang, yang berasal dari
Lombok Tengah dan Lombok Timur. Dimana sebelumnya telah ada 30 orang yang
pulang secara mandiri atau dijemput keluarga.

Dijelaskannya, pulangnya delapan orang ini, berarti sudah 38
orang yang sudah pulang. Dengan demikian masih ada 77 orang dari Kabupaten
Bima, kemudian 4 orang dari Sumbawa, 3 orang dari Kabupaten Dompu.

Total semua yang mau pulang sebanyak 105 orang, sedangkan 55
orang warga NTB di Papua tidak pulang, karena dalam keadaan aman.  Mereka adalah petugas negara, ada yang
berprofesi sebagai TNI, POLRI dan ASN di 
Wamena, Papua. Mereka merupakan orang-orang yang ikut membatu dalam
proses pengamanan dan pemulangan warga NTB.

Ia menjelaskan, dari total 105 orang yang pulang tersebut
adalah sipil atau masyarakat biasa. Total jumlah  tersebut dikurangi 8 orang yang pulang hari ini, maka sisa
warga NTB yang akan pulang menjadi 97 yang masih di Wamena.

Sisa tersebut akan di pulangkan pada tahap kedua yakni pada hari minggu sebanyak 50 orang. Sedangkan hari senin sebanyak 27 orang tetapi mereka langsung ke Kabupaten Bima. Diperkirakan lagi sekitar 10 orang menunggu giliran untuk dipulangkan, karena baru kemarin sore bisa turun dari Wamena.

Wismaningsih memastikan, bahwa semua warga NTB di Wamena,
Papua, dalam kondisi baik dan sehat. Untuk itu Pemerintah Provinsi NTB
menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan Yonif 571, yang telah sangat baik
dalam melayani warga NTB yang ada di Papua.

Sementara itu, Hikmatul Uliyah, salah satu dari Warga NTB
pulang, yang berasal dari Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur,
mengaku sangat bahagia dan lega, karena sudah berada di NTB.

Ia menuturkan bahwa kejadian kerusuhan di Wamena, Papua,
tidak membuatnya trauma. Ia pulang bersama anak Balitanya dan mertuanya.
Sedangkan suaminya masih tatap tinggal di Papua, di tempat yang aman.

Uliyah yang berprofesi sebagai guru honorer, sekolah dasar,
di Wamena mengatakan, bahwa dirinya akan kembali lagi ke Wamena, ketika situasi
dan kondisi disana sudah benar-benar kondusif.

Ia menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada
pemerintah Provinsi dan Kabupaten serta semua pihak yang telah berpartisipasi
dalam proses pemulangannya ke NTB.

Usai dilakukan penyambutan oleh pihak Dinas Sosial Provinsi
NTB, selanjutnya di lakukan proses serah terima kepada Dinas Sosial Kabupaten
Lombok Tengah dan Lombok Timur. Untuk selanjutnya dilakukan pemulihan, apabila
terdapat gangguan psikis akibat trauma dan lainnya, dengan melibatkan peran
serta dari keluarga masing-masing. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.