Home General News Tokoh Pers KSB Andy Saputra, Siap Tantang Petahana Di Pilkada KSB 2020

Tokoh Pers KSB Andy Saputra, Siap Tantang Petahana Di Pilkada KSB 2020

12
0
SHARE

Taliwang, LombokInsider.com – Tokoh Pers Sumbawa Barat, Andy Saputra di gadang gadang siap maju
pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumbawa Barat pada 2020 mendatang. Kesediaan
maju, Andy Saputra setelah melalui diskusi panjang dan dialog terbuka dengan
kalangan Pers setempat. Ia memilih maju untuk memastikan kanalisasi terhadap
kesalahan kebijakan politik dan anggaran pemimpin saat ini tidak berdampak
buruk terhadap nasib rakyat itu bisa tersalurkan.

Menurutnya, 
kaum millenial muda utamanya karangan Jurnalis tak perlu merasa ambigu
atau ragu terhadap, ide, gagasan dan cara pandang terhadap konsep pembangunan
kerakyatan. Tidak melulu diam melihat peristiwa yang tidak berpihak bagi
kepentingan publik. Baginya, saat ini perlu ada rekonstruksi ke ummatan dalam
melihat persoalan Sumbawa Barat. Ini bagian dari tindakan nyata berkontribusi.

“Rekontruksi yang saya maksud itu, menata ulang cara
berfikir dalam menerapkan kebijakan pembangunan. Button Up. Bukan Top Down.
Dari bawa. Konsep aspiratif itu harus diaktualisasikan dengan kebijakan yang
realistis dan di ukur, bukan untuk kepentingan kelompok  atau peliuk saja,” jelasnya

Kesuksesan kebijakan itu dilihat dari  ‘Out Come’ dampak dan realisasi. Jangan
berhenti di output saja. Ada uang, di realisasikan terus dampak dan capaiannya
gak diukur. Ini yang menurutnya, terlalu populis dan seperti jaring pengaman
sosial saja (sosial security).

Padahal yang menentukan persepsi publik itu adalah
realisasi. Ini yang dilihatnya sebagai titik lemah pemerintahan Firin Fud.
Pemerintah itu kata dia, jika menghabiskan uang itu simulasi normatif. Tapi
bagaimana meningkatkan potensi dan pengendalian potensi keuangan menjadi
jangkar pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

“Saya melihat, nggak ada yang spektakuler dari
pemerintahan ini. Kalau penghargaan, semua kabupaten kota dapat penghargaan.
Tapi, kepuasan publik itu menjadi tolak ukur. Bahas penanggulangan kemiskinan
tapi nggak ngerti apa kebutuhan orang miskin. Belajar miskin dulu lah,”
ujarnya.

Niatnya ingin maju berangkat dari cara pandang, pengalaman
dan kematangan melihat kondisi Sumbawa Barat dalam perspektif Ideologi Politik
Ekonomi Pertahanan dan Keamanan (Ipoleksusbudhankam). Cara melihat itu ia
temukan dalam perjalanan karya Jurnalistiknya selama 15 tahun terkahir.

Masalah mesin politik, ia menegaskan siap mengikuti konvensi
atau seleksi partai politik manapun termasuk PDI P dan PPP sendiri sebagai
partai pengusung petahana. Atau, survey berjenjang serta menggunakan kekuatan
koalisi rakyat.

“Intinya penggalangan saja. Kesamaan rasa dan kesamaan
nasib dan sepenanggungan. Saya fikir rakyat menerima kok,” ujarnya santai.
(LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.