Home General News Terlibat Narkoba, Oknum Pegawai Puskesmas Lotim Ditangkap

Terlibat Narkoba, Oknum Pegawai Puskesmas Lotim Ditangkap

0
SHARE
Terlibat Narkoba, Oknum Pegawai Puskesmas Lotim Ditangkap
Oknum Sarjana Keperawatan (S.Kep) inisal AF dan temannya MIG disergap Team OPS Narkoba Polda NTB di depan Pom Bensin Grimax, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (12/4/21).

Mataram, LombokInsider.com – Oknum Sarjana Keperawatan (S.Kep) inisal AF dan temannya MIG disergap Team OPS Narkoba Polda NTB di depan Pom Bensin Grimax, Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (12/4/21).

AF merupakan staf disalah satu puskesmas di Lombok Timur, Af merupakan warga Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, sedangkan MIG pengangguran, warga Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keduanya ditangkap petugas ketika akan melakukan transaksi narkoba, pertemuan mereka diketahui petugas berdasarkan laporan dari warga bahwa mereka akan melakukan transaksi narkoba di depan Pom Bensin Gerimax.

“Kami ucapkan terimakasih kepada warga yang telah membocorkan pertemuan mereka sehingga kami bisa menangkap mereka,” ucap Direktur Reserse Narkoba, Polda NTB, Kombes Pol Helmy Kwarta Kusuma Putra Rauf, di Mataram, Selasa (13/4/21).

Dijelaskan karena AF adalah seorang perawat di salah satu puskesmas di Lombok Timur, AF dipanggil dokter oleh orang-orang yang memesan narkoba padanya.

“Kami lakukan pengembangan ke Lombok Timur untuk mencari informasi asal barang tersebut, kedua orang ini mengaku bahwa dia mendapat barang dari seorang yang berinisial DYT di Lombok Timur. Petugas kami langsung mendatangi rumah DYT di Lombok Timur, namun DYT tidak ditemukan, petugas lalu memeriksa rumah DYT disaksikan warga sekitar, tapi tidak ditemukan barang bukti narkoba,” jelas Helmi.

Baca juga:  Cantik dan Dermawan, Iptu Rita Ajak Berbagi pada “Jum’at Berkah”

AF dan MIG sempat kabur ketika disergap, barang bukti yang dia simpan didalam bungkus rokok dibuang ke got, beruntung warga di TKP membantu petugas sehingga kedua orang ini berhasil diringkus petugas bersama barang buktinya.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas 1 bungkus sedang yang diduga Narkotika dengan berat bruto 15 gram, uang Rp3.000.000, HP Samsung kecil putih, Motor Scoopy Nopol: DR 3435 EE, dompet kecil warna coklat, korek api, cas HP dan kunci kamar kos.

Pasal yang disangkakan untuk dua orang itu, Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun.

Rencana tindak lanjut Ditresnarkoba Polda NTB, diantaranya melakukan Introgasi terhadap terduga pelaku, penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Baca juga:  Hermanto dan Hapsah: Toko Kue 3&4 Berawal dari 50 Buah Donat

Membuat laporan, melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan tes urine untuk dua orang tersebut di Labkes Mataram. (LI/polda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.