Home General News Terduga Pelaku Pemerkosa Anak Hingga Meninggal, Ternyata Kakak Ipar Korban

Terduga Pelaku Pemerkosa Anak Hingga Meninggal, Ternyata Kakak Ipar Korban

0
SHARE
Terduga Pelaku Pemerkosa Anak Hingga Meninggal, Ternyata Kakak Ipar Korban
Terduga pelaku berinisial AR (29) warga Kelurahan Dara, yang juga merupakan kakak ipar korban akhirnya diamankan petugas ke Mako Polres Bima Kota.

Kota Bima, LombokInsider.com – Terduga pelaku atas dugaan pemerkosaan terhadap bocah 10 tahun yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Kecamatan Rasanae Barat kemarin, akhirnya diamankan ke Markas Komando (Mako) Polres Bima Kota, Rabu (24/2/21) sekitar pukul 16.30 wita.

Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono, menyampaikan, guna mengantisipasi aksi main hakim sendiri oleh keluarga korban, terduga pelaku berinisial AR (29) warga Kelurahan Dara, yang juga merupakan kakak ipar korban akhirnya diamankan petugas ke Mako Polres Bima Kota.

“AR ini merupakan kakak ipar korban,” katanya.

Awalnya AR diamankan personel Polsek ke Polsek Rasbar dan guna mengindari aksi massa kemudian AR langsung dibawa ke Mako Polres Bima Kota.

“AR sendiri mengaku takut karena sesaat sebelum korban meninggal, namanya sempat disebut oleh korban,” ujar Kapolres, Kamis (25/2/21).

Untuk pemeriksaan lebih lanjut kata Kapolres, AR sekarang sedang berada di ruangan Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota.

Hingga sekarang sudah 3 orang saksi yang sudah diperiksa, mereka semuanya warga Kelurahan Dara. Rencana penyidik akan memanggil saksi lain lagi.

“Untuk mempercepat proses pembuktian kasus tersebut Tim kami sedang melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan mengumpulkan alat bukti,” ungkapnya.

Sementara barang bukti yang sudah diamankan adalah pakaian yang dikenakan korban saat masuk rumah sakit, penyidik juga akan mengambil hasil visum dari Puskesmas Paruga.

Baca juga:  Diduga Alami Kekerasan Seksual, Bocah 10 Tahun Meninggal

Ditempat terpisah Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si mengimbau kepada keluarga korban agar tidak melakukan aksi main hakim sendiri.

“Percayakan pada Polisi yang memproses kasus tersebut hingga tuntas,” ujarnya.

Sebagai catatan, “terduga AR sering melakukan perbuatan serupa, namun berhasil di mediasi oleh warga,” tutupnya. (LI/resbim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.