Home General News Surat Terbuka Kedua Prof. Zainal Asikin Untuk Kapolda NTB

Surat Terbuka Kedua Prof. Zainal Asikin Untuk Kapolda NTB

0
SHARE
Surat Terbuka Kedua Prof. Zainal Asikin Untuk Responsif Kapolda NTB
Foto: Akun FB Zainal Asikin Kan Ikin

Mataram, LombokInsider.com – Setelah sebelumnya Prof. H. Zainal Asikin, SH, SU, mengirimkan surat terbuka pertama terkait kasus penahanan empat orang ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Wajegeseng, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, yang ditahan dalam kasus perusakan gudang tembakau, kembali beliau menyampaikan surat terbuka kedua.

SURAT TERBUKA KEDUA UNTUK PENEGAKAN HUKUM

( RESPONSIF BAPAK KAPOLDA NTB)

Bapak Kapolda Yang Terhormat

Bapak Gubernur NTB

Penegak Hukum Yang saya cintai

Assalamu’alaikum Wr, wb,

Pertama tama saya menyampaikan salam hormat kepada aparat Kepolisian di NTB yang telah secara baik merespon setiap persoalan hukum melalui pendekatan Restojustice sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kapolri Nomor : SE/8/VII/2018 tentang Penerapan Keadilan Restoratif (restorative Justice) Dalam Penyelesaian Perkara Pidana.

Jajaran Kepolisian Polres Lombok Tengah ternyata tidak melakukan penahanan terhadap 4 orang Ibu (Nurul Hidayah, Martini, Fatimah dan Hultiah) dan 2 orang balita yang berhadapan dengan kasus tersebut.

Menurut informasi yang diterima dari Bapak Kapolda NTB, bahwa upaya restojustice telah dilakukan dengan berbagai cara namun tidak tercapai kesepakatan dan sampai proses P21 dan kasusnya belum berhasil dilakukan Restorative Justice ditangan Kejaksaann sehingga sampai pelimpahan perkara ke Pengadilan.

Baca juga:  Safari Ramadhan di Mataram dan Loteng, Kapolda NTB Sumbang Al-Quran

Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda dan jajaran di Polres Lombok   Tengah yang telah menempatkan ibu-ibu tersebut, sebagai pihak yang perlu dilindungi dan diberikan perlakukan khusus demi melindungi psikologi anak anaknya sehingga tidak melakukan penahan pada proses penyelidikan dan penyidikan.

Nah, saat ini bola berada di Tangan Penuntut Umum dan Majelis Hakim yang mulia semoga ibu ibu tersangka mendapat perlakukan yang adil dengan hukuman yang seringan ringannya.

Kepada Bapak Gubernur NTB saya haturkan terima kasih yang memberikan atensi yang sungguh-sungguh sehingga Insya Allah para ibu yang lugu ini akan mendapat penahanan luar dalam waktu dekat.

Jika Kapolri punya semangat menerapkan “restojustice“, maka kejaksaanpun memiliki semangat yang sama dengan Peraturan Jaksa agung No,15 Tahun 2020 agar upaya mediasi dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat kecil.

Berangkat kesamaan visi dan missi diatas semoga persoalan yang dihadapi saat ini oleh ibu ibu yang berada dalam tahanan dapat terselesaikan dengan aman, tertib dan damai.

Baca juga:  Kapolres Dompu Serahkan Bantuan dari Kapolda NTB Untuk Korban Banjir Hu'u

Sekali lagi trima kasih kepada pak Kapolda yang saya banggakann semoga bapak slalu diberikan kesehatan untuk tetap mengawal kedamaian di NTB. Amiin.

Mohon maaf jika ada kekeliruan dan ketidaknyamanan.

Wassalam Wr Wb

21 Februari 2012

Prof Dr.H.Zainal Asikin, SH, SU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.