Home General News Sosok RA, Bandar Sabu di Karang Bagu DPO Polresta Mataram

Sosok RA, Bandar Sabu di Karang Bagu DPO Polresta Mataram

0
SHARE
Sosok RA, Bandar Sabu di Karang Bagu DPO Polresta Mataram
RA bandar Sabu dari Karang Bagu jadi DPO Polresta Mataram.

Mataram, LombokInsider.com – Perempuan ini berinisial RA (33) warga Lingkungan Karang Bagu, Kelurahan Karang Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram telah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Sat Resnarkoba Polresta Mataram.

“RA sudah kita masukkan dan tetapkan jadi DPO. Dia bandar Sabu di Karang Bagu,” ujar Kasat Resnarkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, Sabtu (27/2/21) lalu.

RA ini bukan perempuan sembarangan, karena diduga menjadi salah satu bandar besar Narkotika jenis Sabu di Karang Bagu. Kepolisian kini semakin aktif melakukan pencarian dan pengejaran untuk menangkap RA.

Status DPO ditetapkan Kepolisian usai RA berhasil kabur saat akan ditangkap.

Kronologisnya, petugas menyiapkan upaya penangkapan di hari Jumat (26/2/21) sekitar pkul 14.30 Wita di kediaman RA di Karang Bagu. Tapi RA mengetahui kedatangan petugas dan melarikan diri.

RA dikenal sebagai single parent dengan dua orang anak. Tapi gaya hidupnya terkesan mewah tanpa pekerjaan yang jelas.

“Dia gaya hidupnya hedon. Sudah menjadi Target Operasi (TO) kita empat bulan,” katanya.

Saat dilakukan penggerebekan di rumah RA. Petugas menemukan sejumlah barang bukti. Diantaranya, 16 klip plastik berisikan kristal bening yang diduga sabu. Sejumlah alat konsumsi dan alat bantu penjualan. Serta uang tunai Rp28 juta diduga hasil penjualan Sabu.

“Pemilik barangnya memang kabur. Tapi kita dapatkan barang buktinya. Tinggal kita cari orangnya,” terang Yogi.

Setelah menetepkan RA dalam DPO. Yogi meminta bantuan masyarakat untuk menginformasikan keberadaan RA.

“Kalau ada informasi tentang keberadaan saudari RA. Tolong informasikan kepada kami,” katanya.

Baca juga:  Kabur Saat Digrebek, Bandar Sabu di Karang Bagu Jadi DPO

Kepada bandar narkoba yang masih berkeliaran. Yogi menyerukan untuk berhenti berbisnis barang haram tersebut. Karena Kepolisian akan bertindak tegas dan memerangi peredaran Narkoba.

“Jangan lagi tambah kekayaan kalian dari jual beli barang haram ini. Berhentilah dari pada kami jerat dengan Undang-undang TPPU,” tegasnya. (LI/polresta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.