Home General News Sindikat Pupuk Bersubsidi Terbongkar, Polisi Amankan 4 Ton BB

Sindikat Pupuk Bersubsidi Terbongkar, Polisi Amankan 4 Ton BB

0
SHARE
Sindikat Pupuk Bersubsidi Terbongkar, Polisi Amankan 4 Ton Pupuk
Sindikat Pupuk Bersubsidi Terbongkar, Polisi Amankan 4 Ton Pupuk.

Praya, LombokInsider.com – Unit Tindak pidana tertentu (Tipidter) Sat Reskrim Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan sekitar 4 ton pupuk bersubsidi, di Jalan Raya Montong Gamang, Desa Loang Maka, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah. Kamis (14/1/21).

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho, S.I.K melalui Kasat Reskrim, AKP I Putu Agus Indra Permana, menerangkan bahwa, pupuk bersubsidi tersebut diamankan karena diduga disalah gunakan penyalurannya, yakni dijual diluar ketentuan yang berlaku oleh oknum pengecer kepada kelompok tani lain diluar wilayah Janapria.

“Barang bukti (BB) berupa pupuk bersubsidi yang berhasil diamankan sekitar 57 karung atau setara dengan 4 ton,” kata Agus, Rabu (20/1/21) saat di konfirmasi.

Dijelaskan, pupuk bersubsidi ini terdiri dari dua jenis diantaranya pupuk NPK PHONSKA dan pupuk ZA. Pupuk tersebut berstatus subsidi pemerintah yang diperuntukkan kepada kalangan petani.

“Namun dalam penyalurannya pupuk bersubsidi ini justru disalah gunakan, pupuk dijual oleh oknum pengecer kepada kelompok tani diluar wilayahnya,” jelas Kasat Reskrim.

Dalam kasus ini, lanjut Agus pihak Polres Lombok Tengah baru menetapkan satu orang oknum pengecer Hj. NA (50) sebagai tersangka, warga Desa Janapria, Kecamatan Janapria. Hj. NA ditetapkan sebagai tersangka selaku penjual pupuk bersubsidi.

“Selain pupuk, barang bukti lain sudah kita amankan di Mako Polres Lombok tengah, berupa dua kendaraan yang digunakan untuk mengakut yakni R4 Daihatsu Grand Max pic uap DR 8242 SE dan Mitsubishi L300 pic up DR 8225 VH,” pungkas Agus.

Baca juga:  Viral Video Istri TKI, Polres Loteng Amankan 2 Pelaku

Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan pasal 6 ayat (1) huruf b UU R.I No. 7 tahun 1955 ttg TP Ekonomi Jo pasal 30 ayat (2) dan ayat (3) Permendag R.I No. 15/M/DAG/PER/4/2013 ttg Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk sektor Pertanian dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara. (LI/reslot)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.