Home General News Selisih Perolehan Suara Tipis, LSI Batalkan Rilis Resmi Hasil Hitung Cepat Pilgub...

Selisih Perolehan Suara Tipis, LSI Batalkan Rilis Resmi Hasil Hitung Cepat Pilgub NTB

0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Dari hasil hitung cepat versi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, selisih perolehan suara tipis dibawah tiga persen antara paslon nomor urut satu Suhaili-Amin dan paslon nomor urut tiga Zulkieflimansyah-Siti Rohmi Djalilah menjadi alasan LSI batal umumkan hasil quick count (hitung cepat) pada Pilgub Nusa Tenggara Barat ini.

Peneliti sekaligus juru bicara LSI Khobbab, mengatakan pihaknya tidak bisa merilis hasil hitung cepat Pilgub NTB lantaran tipisnya selisih perolehan suara antara dua calon tersebut.

LSI pada akhirnya hanya merilis hasil pilkada Kabupaten Lombok Timur dimana di menangkan oleh pasangan H. Sukiman Azmy-H. Rumaksi. Hal ini disampaikan dalam jumpa pers yang di gelar di Hotel Golden Palace, Rabu (27/6).

Lebih lanjut, Khobbab menjelaskan LSI belum bisa memutuskan kapan hasil hitung cepat tersebut akan di umumkan secara resmi. Iapun meminta masyarakat untuk menunggu hasil real count dari KPU NTB.

“Kami mohon maaf, karena selisihnya sangat tipis, atau dibawah tiga persen kami tidak bisa mengumumkan hasil hitung cepat Pilgub NTB,” kata Khobbab.

Baca juga:  Jaber Bersaudara, 2 Pendakwah yang Hafidz Quran

Terkait hasil LSI bekerjasama dengan beberapa media yang sudah terekspose, Khobab tidak ingin mengomentari hasil tersebut, bahkan ia mengaku belum mengetahui hasil akhir hitung cepat yang tersebar di media ataupun di media sosial.

Menurutnya berdasarkan pantauannya bersama tim, hingga pukul 17:30 wita dengan data masuk mencapai lebih dari 95 persen dia mengaku perbandingan masih sangat tipis, antara paslon no urut 1 dan 3.

Sementara, ditemui terpisah, Yan Marli, Anggota KPUD NTB menjelaskan bahwa hasil hitung cepat ini hanyalah gambaran awal, tidak bisa dijadikan rujukan resmi.

“Hasil hitung cepat dari lembaga-lembaga survei yang ada ini adalah baru gambaran awal, jadi tidak bisa dijadikan rujukan, apalagi mengklaim suatu pasangan calon sudah menang, jadi sebaiknya kita tunggu hasil resmi hitungan dari KPUD NTB,” jelasnya. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.