Home General News Sate Bulayak Pak Rahiman, Juara Lomba Kuliner di Taman Udayana

Sate Bulayak Pak Rahiman, Juara Lomba Kuliner di Taman Udayana

227
0
SHARE
Sate Bulayak Pak Rahiman, Juara Kuliner di Taman Udayana.

Mataram, LombokInsider.com – Hampir semua penikmat kuliner di Lombok, bahkan mungkin diluar NTB pasti mengenal makanan khas yang satu ini, ya Sate Bulayak, merupakan salah satu kuliner khas Lombok yang telah terkenal. Dari namanya, mungkin banyak yang mengira bahwa satenya lah yang disebut Bulayak, namun ternyata Bulayak adalah sejenis lontong yang dibalut dengan daun aren/enau secara spiral. Ini dimaksudkan agar saat dibuka, bulayak akan terbuka secara memutar dan memudahkan penikmat untuk menyantapnya. Bulayak memiliki tekstur lembut dan rasa yang gurih, sangat nikmat ketika bertemu dengan lidah penggemar kuliner tentunya.

PEDAGANG. Rahiman, Telah Berjualan Sate Bulayak Selama 16 Tahun.

Pedagang Sate Bulayak ini juga sangat banyak menyebar di berbagai destinasi wisata di Lombok, salah satunya di Taman Udayana. Dari sekian banyak pedagang, LombokInsider.com bertemu dengan Rahiman 43 tahun, yang telah berdagang Sate Bulayak selama 16 tahun. “Sebelum di Taman Udayana ini, kami berjualan di Senggigi sekitar 5 tahun, baru kemudian pindah kesini (Udayana, red) sudah 11 tahunan. Alhamdulillah Desember lalu kami menjadi juara pada lomba kuliner yang diadakan pemkot Mataram (Dinas Pariwisata) bersama Asosiasi Hotel Mataram (AHM),” ungkap Rahiman.

Untuk menjadi juara tidak ada hal khusus yang dilakukannya, Rahiman mengaku bahwa sehari-harinya dia hanya berusaha menjaga kualitas bahan baku yang digunakan, baik dari daging sapi, maupun daging dan usus ayam serta Bulayaknya. “Mungkin hal inilah yang dinilai oleh dewan juri, selain rasa juga kualitas kesegaran bahan bakunya,” kata bapak paruh baya ini. “Satenya sendiri sama saja dengan sate yang biasa dijual yakni dari daging Sapid an Ayam, serta ususnya, justru Bulayak/lontongnya inilah yang cukup luar biasa, karena harus dimasak dalam waktu enam jam. Bumbu satenya juga terdiri dari 44 macam bumbu dapur khas yang disebut dengan Bumbu Cerakan,” lanjut Rahiman menjelaskan.

DIGEMARI. Sate Bulayak, Salah Satu dari Banyak Kuliner Khas yang Tersedia di Taman Udayana, yang Sangat Digemari Pengunjung.

Menurut Rahiman, selama pembuatannya bumbu ini harus diaduk terus selama setengah hari lebih diatas api kecil agar bumbu yang dicampur santan dan kacang tersebut tidak hangus atau gosong, karena jika sampai seperti itu akan merusak cita rasa khas yang ada pada Bumbu Cerakan ini. Selama berjualan, susah senang telah dilalui oleh Rohiman, dari saat masih di Senggigi hingga pindah ke Taman Udayana. “Dulu ketika Bandara Selaparang masih aktif, sehari bisa terjual hingga 50 porsi lebih/hari, namun begitu bandara pindah omset menyusut drastis hingga kurang dari 20 porsi/harinya. Apalagi dalam dua tahun terakhir ini pembeli sepi sekali, kecuali Sabtu malam dan Minggu sore, pembeli yang datang lumayan banyak,” jelasnya.

PEMBELI. Para Pengunjung Sate Bulayak Pak Rahiman, Bersabar Menunggu Giliran.

Rahiman mengatakan bahwa dia dan pedagang lainnya sangat berterima kasih atas bantuan Pemkot Mataram sejauh ini yang telah memberikan bantuan gerobak atau lapak gratis dan tidak ada retribusi bagi mereka yang berjualan di Taman Udayana ini. Walaupun demikian pihak pedagang tetap berharap pemerintah dapat terus memberikan bantuan, khususnya bantuan modal, karena dengan semakin sepinya para pengunjung tentunya sangat berpengaruh terhadap modal para pedagang kecil ini.

Meski demikian Rahiman dan kawan-kawannya sesama pedagang di Taman Udayana tidak berputus asa dengan keadaan ini, mereka tetap memilki asa bahwa kesulitan yang dihadapi saat ini akan berlalu. Rahiman sendiri memang telah banyak memiliki pelanggan tetap, salah satunya sebuah Sekolah Dasar Swasta di Kota Mataram, yang jika ada acara di sekolahnya selalu memanggilnya untuk berjualan sate di sekolah tersebut. Semoga kedepannya keramaian pengunjung di Taman Udayana membawa keberkahan bagi para pedagang disana. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.