Home General News Residivis Kambuhan Terciduk Setelah Menjambret di Perumnas

Residivis Kambuhan Terciduk Setelah Menjambret di Perumnas

0
SHARE
(Baju Oranye) Septian Eka alias EKA (23) merupakan residivis kambuhan yang baru 2 (dua) tahun keluar dari penjara dengan kasus yang sama.

Mataram, LombokInsider.com – Seorang jambret mantan residivis asal Dasan Agung terciduk saat kembali melakukan aksi penjambretan pada Ahad 5 Januari 2020, sekitar pukul 09.00 wita di Jalan Kesra lI Perumnas Kelurahan Tanjung Karang Permai Kecamatan Sekarbela Kota Mataram.

Pelaku yang di ketahui bernama Septian Eka alias EKA (23), merupakan residivis kambuhan yang baru 2 (dua) tahun keluar dari penjara dengan kasus yang sama.

Ia pernah dihukum karena kasus curas atau jambret pada 2017 lalu dan di tangani oleh penyidik Polres Mataram kemudian di vonis 2 (dua) tahun penjara oleh PN Mataram dan baru bebas pada Agustus 2018.

“Pelaku sebelumnya pernah tersandung kasus yang sama, pada 2017 ia di hukum karena kasus curas atau jambret juga. Dia bebas Agustus 2018 lalu dan sekarang kembali mengulangi perbuatannya,” jelas Kapolsek Ampenan, AKP Nasrullah,S.I.K

Septian Eka alias EKA (23), adalah pria kelahiran Dasan Agung, 29 September 1997, Alamat Jln.Pacu, Lingk.Kebon Bawak Nurul Yakin, Kel.Pejeruk, Kec.Ampenan, Kota Mataram.

Baca juga:  11 Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Curat Diringkus

Kronologi kejadian, korban Maryati awalnya sendirian berjalan kaki hendak pulang ke rumah dari belanja di pasar Perumnas Kota Mataram. Setibanya di JI.Kesra ll Perumnas Kel. Tanjung Karang Permai Kec. Sekarbela Kota Mataram tiba-tiba pelaku mendekati korban dan menarik dengan paksa dompet korban yang diletakan di ketiak sebelah kiri kemudian pelaku lari menuju kendaraannya yang diparkir dipinggir jalan Jl.Kesra Raya Perumnas Kel. Tanjung Karang Pemai Kec. Sekarbela Kota Mataram.

Korban kemudian berteriak “copet…copet” dan saksi dibantu warga sekitar kemudian menghadang pelaku dengan memepet pelaku hingga terjatuh dan selanjutnya diamankan oleh masyarakat.

Adapun barang yang diambil pelaku berupa 1 (satu) buah dompet warna biru tua yang berisi uang Rp850.000 (Delapan Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan 1 unit handphone merek Samsung lipat warna hitam. Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp1.150.000.

Pelaku dijerat dengan Pasal 365 atau 362 KUHAP dengan ancaman 9 (sembilan) tahun penjara. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.