Home General News Rayakan Idul Adha, Gubernur Zul Ajak Masyarakat Optimis Wujudkan NTB Gemilang

Rayakan Idul Adha, Gubernur Zul Ajak Masyarakat Optimis Wujudkan NTB Gemilang

14
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Ribuan masyarakat NTB, khususnya dari Kota Mataram dan sekitarnya
memadati Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center NTB, Ahad (11/8). Turut hadir
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, didampingi Penjabat Sekretaris, Ir.
Iswandi, M.Si bersama masyarakat untuk melaksanakan sholat Idul Adha 10
Zulhijjah 1440 Hijriah.

Pada sholat yang dimulai pukul 7.00 Wita itu, Gubernur
menyampaikan, tepat satu tahun lalu, masyarakat NTB merayakan Idul Qurban
dengan cara yang berbeda. Karena beberapa saat sebelum Idul Qurban jelasnya,
masyarakat NTB disapa oleh musibah gempa bumi yang tidak pernah diantisipasi
sebelumnya.

“Alhamdulillah, satu tahun kemudian, hari ini, inflasi
bisa ditekan, pertumbuhan ekonomi kita membaik, kohesi sosial kita membaik.
Mudah-mudahan dengan modal sosial yang baik, cita-cita mewujudkan NTB Gemilang
bukan hanya wacana. Tapi mampu kita realisasikan,” jelas Gubernur.

Orang nomor satu di NTB juga itu menyampaikan pesan bahwa
Hari Raya Idul Qurban, seperti yang dirayakan hari ini mengandung pelajaran,
pesan dan hikmah bagi umat Islam. Bahwa katanya, Umat Islam harus memiliki rasa
optimis untuk memandang dan manatap masa depan.

“Masa depan adalah senantiasa berada pada genggaman
mereka yang memiliki keindahan dan kepercayaan akan mimpi,” jelas Doktor
Zul, sapaan akrabnya.

Setiap Umat Islam lanjutnya, diwajibkan untuk melaksanakan
ibadah haji. Agar memiliki rasa optimis yang tinggi memandang masa depan. Umat
Islam yang beriman, diwajibkan setidaknya sekali dalam umur hidup untuk
melaksanakan ibadah haji. Agar yang selama ini terkungkung dalam kesusahan dan
kekeringan memiliki harapan di masa yang akan datang.

“Punya cita-cita besar adalah salah satu elemen untuk
meraih kesuksesan masa depan,” ungkap Doktor Zul.

Ia berharap, Idul Qurban ini mengajarkan agar di dalam hati
tetap tumbuh harapan dan asa untuk meraih cita-cita masa depan yang lebih
besar. Banyak Ahli yang mengatakan bahwa anak-anak muda sudah banyak yang
kehilangan optimisme.

“Banyak anak-anak muda kita mati di usia tiga puluh
tahun, tapi dikubur pada usia enam puluh tahun. Karena di usia, antara 30 dan
60, tidak ada lagi cita-cita, tidak ada lagi peningkatan produktifitas,”
katanya.

Yang tidak kalah pentingnya kata Doktor Zul, spirit ibadah
haji merupakan spirit untuk melihat masa depan. Di saat itu, manusia dihadapkan
pada perenungan untuk menghadapi kematian.

“Perjalanan haji adalah perjalanan dalam diri kita
untuk merenungi kebesaran Allah SWT,” katanya seraya mengingatkan bahwa
siapa saja yang telah melaksanakan ibadah haji adalah mereka yang telah
melakukan perjalanan panjang untuk merenungi kematian.

Doktor Zul juga menyampaikan selamat hari Raya Idul Qurban
kepada seluruh masyarakat NTB. Semoga dalam sujud, doa dengan linangan air
mata, Allah memberikan keamanan, keberkahan dan ketenangan bagi masyarakat NTB.
(LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.