Home General News Program Pemprov NTB Tetap Berkesinambungan dari Pemimpin Sebelumnya

Program Pemprov NTB Tetap Berkesinambungan dari Pemimpin Sebelumnya

32
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Berbagai program yang saat ini dijalankan Pemprov NTB di bawah
kepemimpinan Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah merupakan
kelanjutan dari hal-hal baik yang ditorehkan para pemimpin NTB sebelumnya. Hal
itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda NTB, Najamuddin Amy,
S.Sos, MM, di Mataram, Jumat (30/8).

Najamuddin meyakini, sejarah pembangunan NTB adalah sejarah
yang tak mungkin dipisahkan antara satu kepemimpinan dengan kepemimpinan
sebelumnya. Setiap pemimpin, menurutnya pasti akan melanjutkan hal baik dari
pemimpin sebelumnya. Lalu, menambahkan ide-ide baru yang sesuai dengan
tantangan dan semangat zamannya.

Karenanya, jika ada karakteristik pelaksanaan program yang
terlihat berbeda antara satu pemimpin dengan pemimpin lainnya, bukan berarti
itu dianggap sebagai keterputusan pembangunan.

Najamuddin mencontohkan, salah satu program unggulan Pemprov
NTB di era Dr. TGH. M. Zainul Majdi (TGB), yaitu Pijar (Sapi, Jagung dan Rumput
Laut). Program ini telah berhasil mendongkrak produktivitas tiga komoditas asli
NTB tersebut. Setelah produktivitas meningkat, upaya berikutnya adalah
memberikan nilai tambah terhadap komoditas-komoditas unggulan tersebut. Inilah
yang disebut dengan industrialisasi.

Misalnya saja, industri pakan ternak akan mengolah jagung menjadi
komoditas bernilai tambah, yaitu pakan ternak. Dengan adanya pasokan pakan
ternak berkualitas, peternak di NTB akan punya sapi yang lebih gemuk dan sehat.
Demikian juga di sektor perikanan.

“Apa ini nggak melanjutkan Pijar? Melanjutkan Pijar kan
namanya tidak harus Pijar Lanjutan,” kata Najamuddin.

Contoh lain adalah kelanjutan pembangunan sektor pariwisata.
Upaya melanjutkan pembangunan pariwisata tidak melulu harus dilakukan dengan
menambah anggaran pariwisata. Pendekatan untuk meyakinkan maskapai penerbangan
membuka jalur penerbangan langsung dari dan menuju NTB juga bisa bermanfaat
nyata bagi NTB.

Selama setahun terakhir, Pemprov NTB telah berhasil
meyakinkan sejumlah maskapai penerbangan untuk membuka penerbangan langsung ke
NTB. Misalnya, Maskapai AirAsia yang baru saja membuka penerbangan langsung
dari Perth ke Lombok pulang pergi. AirAsia juga telah membuka penerbangan
langsung dari Kuala Lumpur ke Lombok pulang pergi.

Sejauh ini, terbukanya jalur penerbangan baru ini sukses
menghasilkan peningkatan kunjungan wisata ke NTB. Capaian ini juga didorong
dengan perbaikan infrastruktur dan fasilitas di daerah sendiri. “Membangun
dermaga, memperbaiki jalan dan berbagai infrastruktur lainnya juga dalam rangka
untuk memajukan pariwisata,” jelasnya.

Upaya meningkatkan kebersihan daerah melalui program Zero
Waste pun tak terpisahkan dari pembangunan sektor pariwisata NTB. “Zero waste
itu ujung-ujungnya akan berkontribusi terhadap pariwisata juga,” ujarnya.

Singkatnya, ujar Najamuddin, prioritas kebijakan sektor
pariwisata tidak bisa disederhanakan hanya dengan melihat besar kecilnya
anggaran di sektor atau lembaga yang menangani sektor tersebut. Yang jelas,
Pemprov NTB masih percaya bahwa sektor pariwisata adalah salah satu sektor
andalan yang bisa menyerap tenaga kerja dan menekan angka kemiskinan.

“Dan semua yang kami jalankan saat ini adalah semata-mata
kelanjutan dari ikhtiar semua pemimpin NTB sebelumnya,” tegas Najamuddin. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.