Home General News Polisi Bubarkan Lomba Burung Kecempret di Karang Baru

Polisi Bubarkan Lomba Burung Kecempret di Karang Baru

0
SHARE
Polisi Bubarkan Lomba Burung Kecempret di Karang Baru
Patroli Polsek Mataram, yang dipimpin Kanit Sabhara, Iptu Yulianus Turang, membubarkan lomba burung Puyuh di lingkungan Suradadi Barat, di Jalan Gili Gede, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. .

Mataram, LombokInsider.com – Kepolisian Resor Kota Mataram dalam hal ini Polsek Mataram tidak main-main menindaklanjuti imbauan pemerintah dan maklumat Kapolri.

Terutama tentang pembatasan kegiatan masyarakat dan kegiatan razia pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) terus dilaksanakan.

Oleh karenanya, kegiatan yang menghadirkan banyak massa harus dibubarkan oleh kepolisian. Pembubaran itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 atau Virus Corona.

Patroli Polsek Mataram, yang dipimpin Kanit Sabhara, Iptu Yulianus Turang, membubarkan lomba burung Puyuh di wilayah setempat. Lomba yang oleh masyarakat lokal disebut Burung Kecempret itu dibubarkan pada Rabu malam, 31 Maret sekira pukul 22.00 Wita. Kepolisian tidak ingin kecolongan dan langsung membubarkn lomba burung ini.

Berawal dari laporan yang diterima Kepolisian. Bahwa sedang berlangsung lomba burung Puyuh yang digelar di lingkungan Suradadi Barat, di Jalan Gili Gede, Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

Petugas akhirnya mendatangi lokasi. Padahal pemerintah dan Kepolisian sudah melarang kegiatan yang menghadirkan jumlah massa yang banyak. Informasi itu benar adanya. Puluhan orang sedang mengikuti lomba. Lomba burung itu langsung dibubarkan.

Baca juga:  Jangzulmi, Gubernur NTB Kunjungi Balai Sosial Lanjut Usia Mandalika

Pembubaran dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona. Pemerintah saat ini sedang berjuang untuk memutus mata rantai penyebaran corona. Kepolisian pun turun untuk membubarkan.

“Kita bubarkan. Perintah pimpinan sudah jelas. Kegiatan yang menghadirkan massa dalam jumlah banyak bisa dibubarkan,” ungkap Iptu Yulianus Turang.

Setelah diberikan pemahaman tentang bahaya virus corona. Warga memahami tugas Kepolisian. Warga juga tidak keberatan membubarkan diri. Secara keseluruhan, giat tersebut berjalan aman dan lancar. (LI/polresta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.