Home General News Pengembangan Konektivitas dan Aksesbilitas, Buka Peluang Investasi di Lombok dan Sumbawa

Pengembangan Konektivitas dan Aksesbilitas, Buka Peluang Investasi di Lombok dan Sumbawa

97
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Pemprov NTB sangat terbuka untuk para investor yang ingin berinvestasi baik di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Mengingat potensi yang dapat dikembangkan begitu besar. Apalagi sudah didukung
dengan pengembangan konektivitas dan aksesibilitas di wilayah NTB.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB, Najamuddin Amy,
S.Sos, MM, menjelaskan cukup banyak peluang investasi di NTB dan ia yakin
dengan berkembangnya konektivitas dan aksesbilitas, investor akan tertarik
untuk berinvestasi.

Najamuddin menyampaikan NTB memiliki Global Hub Bandar
Kayangan yang merupakan kawasan andalan nasional yang dirancang menjadi
“singapura baru” sebagai poros maritim dunia. Selain itu Bandar Kayangan
terletak di salah satu dari sepuluh lokasi lintasan strategis dunia bedasarkan
UNCTAD tahun 2009.

Lanjutnya, NTB juga sedang mengembangkan Kawasan Samota yang
memiliki potensi investasi pada sektor unggulan berupa perikanan, pariwisata,
perkebunan, pertanian, peternakan dan indutri pengolahan. Kawasan Samota
semakin lengkap dengan adanya 3 destinasi wisata yang telah mendunia yaitu
Gunung Tambora, Pulau Moyo dan Teluk Saleh.

“Mendukung NTB Ramah Investasi, dengan program strategis
dalam pengembangan konektivitas dan aksesibilitas wilayah NTB diantaranya
pembangunan jalan By Pass Lembar – Mataram – Labuan Lombok, Longdistance Ferry
Surabaya – Lembar, menyusul Surabaya – Badas dan subsidi penyebrangan antar
pulau, direct flight, pengembangan bandara dan pelabuhan  serta kedepan rencana pembangunan
jembatan laut Lombok – Sumbawa,” jelasnya

NTB kata dia adalah daerah yang terbuka terhadap investor.
Bahkan untuk memberi kemudahan bagi investor, Gubernur telah meminta Kepala OPD
untuk membantu dan memfasilitasi jika ada potensi-potensi bisnis di NTB.

“Kami akan membantu, dengan mempermudah segala bentuk
perijinan agar para investor bisa melakukan investasi. Tapi kami tidak mau
investasi yang abal-abal,” tegasnya.

Tumbuhnya investasi di NTB menurutnya, tentu akan berdampak
positif bagi kemajuan daerah. Terutama dalam peningkatan dan pembukaan lapangan
kerja baru bagi masyarakat di NTB, yang akan berdampak pada perbaikan tingkat
kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di daerah.

Pada prinsipnya Pemprov menyambut baik masuknya investasi di NTB. Namun di satu sisi tentu pemerintah juga harus selektif. Karena pemerintah tidak ingin ada investor abal-abal. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.