Home General News Pecah Telur, Kabupaten Bima Langsung Borong 10 Kasus Positif Covid-19

Pecah Telur, Kabupaten Bima Langsung Borong 10 Kasus Positif Covid-19

0
SHARE
Kab Bima Borong 10 kasus
Info Grafis Sebaran Positif Covid-19 di NTB.

Mataram, LombokInsider.com – Pecah telur, Kabupaten Bima menjadi Kabupaten/Kota terakhir yang daerahnya terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Provinsi NTB. Setelah pada Senin (20/4/20), Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. merilis data terbaru.

Bahwa dari 68 sampel yang diperiksa 45 sampel negatif, 2 (dua) pasien sampel ulangan positif dan 21 sampel kasus baru positif Covid-19, diantaranya 10 orang dari Kabupaten Bima.

Pasien nomor 73, an. Tn. S, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Desa Labuan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa dan dalam keadaan baik.

Pasien nomor 74, an. Tn. AS, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Labuan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 75, an. Tn. H, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Labuan Bontong, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Sumbawa.

Baca juga:  Rayakan HUT RI, Gubernur Serahkan Remisi dan Motivasi WBP Lapas Mataram

Pasien nomor 76, an. Ny. R, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Bima.

Pasien nomor 77, an. Tn. I, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Bima.

Pasien nomor 78, an. Tn. AH, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk Desa Bonto Kape, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak erat dengan orang yang pernah melakukan perjalanan ke Gowa Makassar. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kabupaten Bima.

Baca juga:

Kunjungi RSUD Asy-Syifa KSB, Wagub Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan

Gubernur Zulkieflimansyah Kagumi Tata Kelola Pesantren Alam Sayang Ibu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.