Home General News Pasca Gempa, Krisis Air Bersih Dan Makanan Terjadi Ditempat Pengungsian

Pasca Gempa, Krisis Air Bersih Dan Makanan Terjadi Ditempat Pengungsian

0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Pasca gempa dahsyat berkekuatan M=6,4 yang melanda wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Ahad pagi (29/7) menimbulkan kerusakan parah. Lokasi terparah terjadi di Sambelia Lombok dan Kecamatan Sembalun.

Saat ini ratusan warga masih mengungsi di tanah lapang dan jalan jalan untuk menghindari gempa susulan yang terus berlanjut. Setidaknya dari data BMKG mencatat 230 (pukul 22.00 wib) tercatat ada gempa susulan yang melanda wilayah ini (30/7).

Kondisi ratusan korban gempa yang mengungsi di tenda tenda pengungsian sangat memprihatinkan. Pasalnya tidak ada air bersih dan tenda tenda tempat para pengungsi dan terbuat dari terpal yang hanya untuk di jadikan pelindung dari panas.

Disamping krisis air bersih, ratusan warga terdampak gempa ini hanya bisa mengkonsumsi makanan seadanya seperti mie instan yang mulai menipis. Hal ini terjadi karena pendistribusian belum lancar dan menunggu koordinasi dari posko pusat.

“Disini sudah tidak ada air untuk keperluan minum, masak dan untuk keperluan lainnya karna sumber air rusak terkena gempa, disamping itu kami kekurangan makanan, hanya makan mie instan, kami takut masuk rumah,” ujar Amaq Istika, warga dusun Bawak Nao.

Baca juga:  Menyesatkan dan Meresahkan Isu Gempa Besar dan Tsunami 26 Agustus Terbukti Hoax

Hal yang sama juga terjadi di dusun Sajang, lokasi yang paling parah terdampak gempa bumi. Kondisi rumah penduduk di tempat ini rusak parah dan sebagian rata dengan dengan tanah.

“Kita disini krisis air minum, dan tenda. Masyarakat juga masih kekurangan makanan dan pakaian,” ujar Ginanjar dari Generasi Indonesia Mengabdi yang sedang PKL di daerah Sembalun.

Generasi Indonesia Mengabdi berjumlah sekitar 49 orang yang berasi dari Mahasiswa dari Jogja. Para mahasiswa ini tersebar dua posko di dusun Sajang. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.