Home General News Pariwisata Tetap Jadi Program Unggulan dan Strategis Pemprov NTB

Pariwisata Tetap Jadi Program Unggulan dan Strategis Pemprov NTB

69
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Pariwisata masih tetap menjadi program unggulan dan strategis bagi
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini sering ditegaskan oleh
kedua pimpinan daerah, baik Gubernur maupun Wakil Gubernur NTB dalam setiap
kesempatan.

“Melanjutkan pembangunan pariwisata tidak harus dilakukan
dengan menambah anggaran pariwisata. Pendekatan untuk meyakinkan maskapai
penerbangan membuka jalur penerbangan langsung dari dan menuju NTB juga bisa
bermanfaat nyata bagi NTB,” jelas Gubernur NTB Dr. H. Zulkiflimansyah.

Selama setahun terakhir, Pemprov NTB telah berhasil
meyakinkan sejumlah maskapai penerbangan untuk membuka penerbangan langsung ke
NTB. Misalnya, Maskapai AirAsia yang baru saja membuka penerbangan langsung
dari Perth ke Lombok pulang pergi. AirAsia juga telah membuka penerbangan
langsung dari Kuala Lumpur ke Lombok pulang pergi.

“Membangun dermaga, memperbaiki jalan dan berbagai
infrastruktur lainnya juga dalam rangka untuk memajukan pariwisata,” katanya.

Sektor pariwisata bagi NTB, memiliki peran strategis yang
dapat mendorong peningkatan pendapatan, membuka lapangan kerja, menjadi sumber
pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkesinambungan, seimbang dan inklusif.

Hal tersebut tertuang dalam Perda NTB No. 7 tahun 2013
tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah (RIPARDA) Tahun 2013-2028. Empat aspek
pembangunan pariwisata daerah, yang meliputi destinasi, pemasaran, industri dan
organisasi pariwisata.

Dalam kurun waktu 2019-2023 mendatang, fokus Pemprov NTB
meliputi; Pengembangan Pariwisata Pulau-pulau kecil (gili), baik di Pulau
Lombok maupun Sumbawa. Percepatan Pembangunan KEK Mandalika dan MotoGP yang
direncanakan akan digunakan pada 2021 mendatang.

Pengembangan Rinjani Unesco Global Geopark, baru saja Geopark
Rinjani Lombok sukses sebagai tuan rumah gelaran APGN 2019. Bukan hanya
Rinjani, pemerintah juga mengembangkan Geopark Nasional Tambora, yang mana
letusan Gunung Tambora pada  1815
silam tercatat sebagai salah satu letusan gunung terdahsyat.

Pengembangan Wisata Halal Berkelas Dunia, seperti diketahui
pada 2015, 2016 dan 2019, NTB meraih penghargaan terkait wisata halal ini. Saat
ini Pemprov NTB juga fokus pada pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dengan
99 Desa Wisata. Sebuah konsep mengembangkan potensi alam, budaya dan tradisi
yang dimiliki dimana peranan dominan oleh masyarakat desa setempat, sehingga
akan dapat meningkatkan perekonomian, lapangan kerja, perhatian terhadap
lingkungan dan sumber alam serta peningkatan ketrampilan SDM.

Desa Wisata Sade, Ende, Setanggor, Tete Batu, Pasar Pancingan
dan Kerujuk merupakan contoh keberhasilan dalam program pengembangan pariwisata
berbasis masyarakat ini. (LI/AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.