Home General News Panen Serentak (P2L), KWT Didorong Tetap Produktif di Masa Pandemi

Panen Serentak (P2L), KWT Didorong Tetap Produktif di Masa Pandemi

39
6
SHARE
Panen Serentak
Kegiatan panen serentak Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Dalam kesempatan kali ini, Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Kelurahan Pagutan Kota Mataram yang diajukan sebagai lokasi pelaksanaan panen serentak nasional wilayah NTB pada Hari Kamis, 24 September 2020.

Mataram, LombokInsider.com – Menyambut perayaan Hari Tani Nasional, Kementerian Pertanian mengadakan kegiatan panen serentak Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Dalam kesempatan kali ini, Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Kelurahan Pagutan Kota Mataram yang diajukan sebagai lokasi pelaksanaan panen serentak nasional wilayah NTB pada Hari Kamis, 24 September 2020.

Kegiatan panen serentak P2L merupakan strategi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian untuk optimalisasi lahan dan pekarangan dengan tanaman pangan untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca juga: Bang Zul dan Umi Rohmi, Tokoh Yang Paling Banyak Diperbincangkan Netizen di NTB

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan serta kekompakan KWT Flamboyan karena kegiatan tersebut bisa menjadi inspirasi lebih berguna karna dilakukan pada masa pandemi covid-19.

“Tentu saja ada kesulitan-kesulitan yang harus kita hadapi akibat dari pandemi ini, namun hari ini kita berada di sini untuk sama-sama melaksanakan panen serentak. Artinya apa yang dilakukan oleh ibu-ibu di KWT Flamboyan Ini adalah sebuah contoh inspirasi kesuksesan keteguhan dan ketangguhan ibu-ibu untuk tetap melakukan kegiatan dengan bergotong-royong,” ungkapnya.

Baca juga: Gebrak Masker Terus Berlanjut ke Kabupaten Sumbawa

Kemudian, Bunda Niken berharap agar kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi KWT lainnya untuk kembali mengaktifkan kegiatan berkebun, kembali menghasilkan karya nyata di masa pandemi Covid-19 ini berharap kendala – kendala dapat diselesaikan.

“Saya harap ini menjadi inspirasi untuk kelompok wanita tani di manapun yang ada di Nusa Tenggara Barat untuk kembali mengaktifkan kegiatan ini. Karena memang kita saat ini sebenarnya punya lebih banyak waktu untuk di rumah dan lingkungan dan tentunya lebih aman bersama dengan orang-orang yang sudah kita ketahui dan kita bisa bersama-sama mengisi kesibukan waktu kita dengan hal-hal yang positif dengan berkebun,” pungkasnya.

Baca juga: Dua Tahun Zul – Rohmi, Bangun Industri dan UMKM di Tengah Bencana

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB Drs. H. Fathul Gani, M.Si menyampaikan laporan singkat bahwa KWT Flamboyan sudah selesai diberikan penilaian untuk mengikuti lomba nasional. Ada dua yang diajukan dari NTB, yang pertama adalah KWT yang merupakan bantuan pemerintah melalui P2L diwakili oleh KWT Flamboyan Kelurahan Pagutan Mataram. Kemudian yang kedua merupakan Kelompok Swadaya yang tidak diintreversi pemerintah dan diwakili oleh kelompok Hijau Berseri di Kabupaten Lombok Tengah.

“Banyak kendala di lapangan, apalagi kita masuk musim kemarau di mana air berkurang, kemudian hal-hal lain termasuk virus ini. Memang menjadi kendala kami di lapangan tetapi dengan program yang dicanangkan kembali untuk digugah oleh pemerintah pusat dan dengan program P2L didukung oleh pemerintah InsyaAllah bisa melakukan pembinaan bersama Dinas Pertanian baik itu di Provinsi atau Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota se-NTB.” ujarnya. (LI)

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.