Home General News Menurut WHO 5 Penyakit Ini Paling Mematikan, Covid-19 Tidak Termasuk

Menurut WHO 5 Penyakit Ini Paling Mematikan, Covid-19 Tidak Termasuk

0
SHARE
Menurut WHO 5 Penyakit Ini Paling Mematikan, Covid-19 Tidak Termasuk
Ilustrasi

Mataram, LombokInsider.com – Virus Corona atau Covid-19 ternyata tidak masuk dalam daftar 5 penyakit paling mematikan atau banyak merenggut nyawa. Ketika kita memikirkan “penyakit paling mematikan”, mungkin kita cenderung membayangkan orang-orang dengan gejala yang sangat parah yang penyebarannya dan cepat menghilangkan nyawa.

Sebaliknya, justru banyak penyakit yang memiliki karakteristik tersebut tidak membunuh sebanyak orang yang kita yakini, bahkan tidak termasuk dalam 5 besar penyebab kematian di seluruh dunia, termasuk Covid-19.

Dikutip dari Kontan.co.id, ternyata penyakit yang paling mematikan justru yang perkembangannya lambat. Berdasarkan data WHO, dari 56,4 juta kematian pada 2015, 68% disebabkan oleh kondisi kronis jangka panjang.

Namun, berbeda dengan penyakit dengan penyebaran cepat dan konsekuensi bencana, penyakit mematikan yang berkembang lambat dapat dipantau dan dikendalikan.

Diagnosa yang tepat, perawatan pencegahan dan saran dari penyedia layanan kesehatan, pasien dapat mengambil langkah-langkah untuk menurunkan risiko konsekuensi fatal mereka.

Berikut adalah lima penyakit teratas yang membunuh kebanyakan orang di seluruh dunia setiap tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), disarikan oleh Datuk Dr Nor Ashikin Mokhtar kepada The Star, dia adalah konsultan, dokter kandungan dan ginekolog serta seorang praktisi kedokteran.

Penyakit arteri koroner

Penyakit ini paling mematikan bagi manusia modern saat sekarang, penyakit arteri koroner, juga dikenal sebagai penyakit jantung iskemik. Ketika pembuluh darah seseorang menyempit karena kerusakan, mereka beresiko serius terkena penyakit jantung.

Gejalanya meliputi aritmia, nyeri dada dan gagal jantung.

Anda berisiko terkena penyakit jantung jika Anda memiliki satu atau lebih faktor berikut:

– Tekanan darah tinggi

– Kadar kolesterol tinggi

– Merokok

– Riwayat keluarga dengan penyakit arteri koroner

– Diabetes

– Kelebihan berat badan

Untungnya, karena peningkatan ilmu pengetahuan, perawatan medis dan pendidikan, angka kematian akibat penyakit arteri koroner telah menurun, meskipun tetap menjadi pembunuh nomor satu.

Penyakit arteri koroner dapat dihindari dengan mempertahankan gaya hidup yang mendorong kesehatan jantung yang baik.

Untuk mengurangi risiko Anda, ikuti tips ini:

– Berolahraga secara teratur

– Pertahankan berat badan yang sehat

– Makanan diet seimbang, rendah sodium dan tinggi buah-buahan serta sayuran

– Hindari merokok

Baca juga:  Berstandar WHO, Gedung Layanan Covid-19 dan Trauma Center Diresmikan Gubernur NTB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.