Home General News Menuju DBiP, Gubernur NTB: Aparatur Pemerintah Harus Terbuka dan Melek Informasi

Menuju DBiP, Gubernur NTB: Aparatur Pemerintah Harus Terbuka dan Melek Informasi

27
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menekankan pentingnya aparatur
pemerintah, kepala desa, kepala sekolah dan kepala Puskesmas untuk memahami
tentang keterbukaan informasi.

Hal itu dikemukakan Gubernur di hadapan 1.500 aparatur
pemerintah terdiri dari kepala desa, camat, kepala sekolah dan kepala Puskesmas
se-NTB, dalam acara gerakan menuju desa benderang informasi publik (DBiP)
Komisi Informasi (KI) NTB, dirangkai dengan Jumpa Bang Zul dan Umi Rohmi, di
Hotel Lombok Raya, Kamis (7/11).

Menurut Gubernur, terkadang karena persoalan ketidaktahuan
akan sebuah informasi, seringkali menyebabkan kesalahpahaman yang menimbulkan
perselisihan, antara kepala desa dengan camat dan bupati.

“Betapa karena persoalan  ketidaktahuan kita tentang informasi menyebabkan
kesalahpahaman. Kadang kala perselisishan kecil antar desa, bupati, camat
karena tidak memahami dan tidak mendapatkan informasi dengan baik,”
ujarnya.

Untuk itu, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini
mengingatkan, tantangan para kepala desa, kepala sekolah dan kepala Puskesmas,
sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,
harus memahami informasi dan memberikan akses keterbukaan informasi kepada
masyarakat.

“Tantangan kepala desa di zaman now adalah memahami
informasi dan memberikan akses keterbukaan informasi kepada masyarakat,”
katanya.

Gubernur menjelaskan, NTB Gemilang ke depan harus memastikan
daerah sampai desa bersahabat dengan investasi. Karena kita tidak mungkin akan
maju dan mampu mengatasi pengangguran tanpa hadirnya investasi dan
industrialisasi di daerah kita.

“Desa harus terbuka dan bersahabat dengan investasi.
Siapa yang ingin jadi kepala desa, bupati atau gubernur, adalah mereka yang
betul-betul ingin mengabdikan diri kepada masyarakat,” pintanya.

Selain itu, NTB Gemilang juga harus memastikan pengunjung
nyaman berada di NTB. Pemerintah harus memuliakan investasi, pengunjung, namun
juga harus membahagiakan masyarakat sendiri agar tidak jadi penonton di tanah
sendiri. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.