Home General News Masih Tentang MotoGP 2021, Selain Infrastruktur Pemprov NTB Siapkan SDM Qualified

Masih Tentang MotoGP 2021, Selain Infrastruktur Pemprov NTB Siapkan SDM Qualified

0
SHARE

Praya, LombokInsider.com – Selain memantapkan infrastruktur fisik, seperti sirkuit balapan,
jalan bypass dari bandara menuju Mandalika dan perpanjangan runway Lombok
International Airport (LIA), Pemerintah Provinsi NTB juga akan menyiapkan
Sumber Daya Manusia (SDM) yang qualified untuk menyambut MOTOGP
2021.

Hal itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. H.  Zulkieflimansyah saat Rapat Koordinasi
dengan jajaran Indonesian Tourism Development Coorporation (ITDC), di Ruang VIP Bandara Internasional Lombok,
Rabu (27/3).

Rapat yang juga dihadiri Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti
Rohmi Djalillah tersebut sebagai tindak lanjut atas pertemuan gubernur dan
sejumlah kepala OPD dengan menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
di Jakarta Selasa kamarin. 

Rapat itu juga untuk memastikan pembangunan infrastruktur
yang diinstruksikan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu berjalan lancar.
Termasuk membahas dan mematangkan SDM masyarakat NTB yang akan terlibat pada
perhelatan motor race terbesar di dunia itu.

Doktor Zul, 
sapaan akrab Gubernur NTB itu menegaskan, SDM anak-anak NTB harus
disiapkan dengan baik. Berikan pendidikan, pelatihan dan keterampilan yang
memadai.

Baca juga:  Sirkuit MotoGP di Kuta Beach The Mandalika, Bisa Menjadi yang Terbaik di Dunia

“Dinas kita harus menyiapkan skill dan kemampuan
anak-anak kita. Sehingga, ketika dites, beberapa bulan sebelum MotoGP,  kita lebih dari siap,” Ungkap
Doktor Zul di hadapan Ketua PKK NTB, Hj. 
Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M. Sc., Sekda NTB,  Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph. D dan
Anggota FKPD.

SDM ini kata Doktor Zul penting untuk disiapkan.  Sebab, pada gelaran MotoGP itu,
dibutuhkan labih dari seribu pekerja yang akan terlibat. Bahkan untuk menjaga
lintasan sirkuit saja,  dibutuhkan
900 orang  penjaga. Belum yang
lain, seperti tenaga kerja yang butuhkan untuk membangun infrastruktur jalan,
sirkuit,  rumah sakit dan  hotel yang mencapai ribuan orang.

Karena itu, 
Gubernur meminta kepala OPD terkait untuk segara mengidentifikasi SDM
dengan qualilifikasi seperti apa, yang dibutuhkan oleh MotoGP tersebut.

Selain itu, Gubernur juga meminta kepala seluruh kepala OPD
lingkup Pemprov NTB untuk ikut terlibat demi kesuksesan dan kelancaran event
tersebut. Misalnya Dinas PU memastikan pembangunan jalan Bypass dari BIL menuju
KEK Mandalika berjalan lancar, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar
memastikan lahan di kawasan tersebut tetap hijau saat MotoGP berlangsung.

Baca juga:  MotoGP Mandalika, Resmi Masuk Calender of Event NTB 2021

“Kenapa OPD ini harus hadir,  karena MotoGP ini menjadi magnet yang luar biasa.
Sehingga,  jangan sampai kita
menjadi pasif, sambil menunggu 2021 datang. Kita harus memastikan bahwa ITDC
tidak bekerja sendiri,” imbuh Gubernur.

Direktur Utama PT ITDC menjelaskan ditunjukkan Mandalika
sebagai venue MotoGP 2021 menjadi nilai tersendiri bagi NTB. Sebab, dengan
adanya event ini, maka banyak hal yang diperoleh masyarakat sebagi dampak
positifnya.

Karena itu,  ia
meminta dukungan semua pihak untuk menyukseskan itu.  Sebab kesempatan itu tidak datang dua kali. Apalagi, menjadi
tuan rumah event sebasar itu tidak mudah. Bahkan, Indonesia harus bersaing
dengan negara negara lain untuk bisa menjadi tuan rumah. Tidak hanya di luar
negeri, di dalam negeri pun banyak daerah lain yang menginginkan agar motoGP
digelar di daerah mereka, seperti Jawa Barat, Palembang dan daerah lainnya.

“Kami sadar, 
keberhasilan KEK Mandalika, tidak terlepas dari support Pemerintah
Kabupaten, terutama pemerintah provinsi dan pusat,” katanya.

Baca juga:  Sambut MotoGP 2022, UMKM NTB Terus Digembleng

Hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Lombok Tengah,
Sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.