Home General News Layani Pijat Plus-plus, Polisi Grebek Spa di Batulayar

Layani Pijat Plus-plus, Polisi Grebek Spa di Batulayar

0
SHARE
Layani Pijat Plus-plus, Polis Grebek Spa di Batulayar
Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Polda NTB, AKP Dhafid Shiddiq, S.H.,S.I.K., melalui Kasubbag Humas, AKP Agus Pujianto, S.Pd mengatakan, satu orang terduga pelaku Mucikari berhasil diamankan, termasuk sepasang pria dan wanita juga diamankan untuk dimintai keterangan, Kamis (1/4/21).

Giri Menang, LombokInsider.com – Tim Puma Polres Lombok Barat, Polda NTB, kembali berhasil membongkar kasus prostitusi berkedok layanan Spa di salah satu tempat Spa di Batulayar Lombok Barat, Senin (29/3/21).

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Polda NTB, AKP Dhafid Shiddiq, S.H.,S.I.K., melalui Kasubbag Humas, AKP Agus Pujianto, S.Pd mengatakan, satu orang terduga pelaku Mucikari berhasil diamankan, termasuk sepasang pria dan wanita juga diamankan untuk dimintai keterangan, Kamis (1/4/21).

“Terduga Pelaku seorang perempuan berinisial IR (46) warga Penimbung, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat,” ungkapnya.

Pengungkapan ini berawal dari informasi dari masyarakat bahwa Salah satu Spa di Batulayar, selain menyediakan layanan pijat tradisional, juga menyediakan pijat plus-plus.

“IR, selaku pengelola Spa, menarik tarif yang berbeda sesuai dengan layanan yang diinginkan oleh pengunjung, sehingga setiap tamu yang datang bisa melakukan perbuatan asusila,” terangnya.

Bilamana tamu hanya datang untuk pijat saja, cukup membayar Rp. 150 ribu, sedangkan ingin mendapatkan layanan lebih, (pijat plus-plus), maka tamu tersebut harus menambah pembayaran.

Baca juga:  Polisi Tangkap Pelaku Penipuan dan Pencucian Uang Online Shop GrabToko

“Bila menginkan layanan pijat Plus-plus (perbuatan asusila), dikenakan tarif tambahan senilai Rp. 500 ribu, yang dilakukan dengan cara mentransfer ke rekening yang telah ditentukan oleh IR,” katanya.

Sehingga, untuk menikmati layanan pijat plusplus, pengunjung harus merogoh kocek minimal Rp650 ribu, bahkan bisa lebih dari tarif tersebut.

“Tarif yang dibayarkan sebesar Rp.150 ribu untuk membayar biaya masuk SPA sedangkan Rp500 ribu untuk terapis dan maminya,” terangnya.

Selain mengamankan IR selaku pemilik/Pengelola SPA, sepasang Pria dan Wanita yang kedapatan melakukan hubungan di tempat ini, juga digelandang Polisi untuk dimintai keterangan.

“Sepasang Pria dan Wanita ini diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi, dan selanjutnya terduga pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Lombok Barat,” katanya.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan diantaranya dua unit HP, uang tunai Rp500 ribu, buku register, seprai yang berisi bercak sperma, satu buah kondom, handuk dan dua lembar bukti transfer.

“Terduga pelaku dijerat dengan Pasal 296 dan atau Pasal 506 KUHP Jo Pasal 56 KUHP, karena Mempermudah Perbuatan Cabul (Prostitusi),” pungkasnya. (LI/reslob)

Baca juga:  Tim Puma dan Polsek Dompu Grebek Judi Sabung Ayam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.