Home General News Laporan Akhir Tahun 2020, Kapolda: Situasi NTB Kondusif

Laporan Akhir Tahun 2020, Kapolda: Situasi NTB Kondusif

0
SHARE
Laporan Akhir Tahun 2020, Kapolda: Situasi NTB Kondusif
Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., Selasa (29/12/20), saat acara jumpa pers akhir tahun 2020 di Lapangan Tenis Polda NTB.

Mataram, LombokInsider.com – Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama tahun 2020 tetap kondusif. Demikian disampaikan Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., Selasa (29/12/20), saat acara jumpa pers akhir tahun 2020 di Lapangan Tenis Polda NTB.

Dalam jumpa pers akhir tahun 2020 bersama pimpinan dan awak media yang dihadiri unsur Pimpinan DPRD dan Ombudsman NTB tersebut, Kapolda NTB menyampaikan bahwa sebagai salah satu pilar demokrasi, media mampu menjadikan hitam dan putih wajah bangsa dan negara.

“Media itu mempengaruhi opini publik mungkin lebih dari 75 persen. Bayangkan, kita bombardir saja cerita tentang hitam, menjadi hitam lah Polda NTB ini. Tetapi sebaliknya, kalau bombardir menjadi putih, putih lah Polda NTB,” ungkapnya.

“Menjadi penting sekarang, media sangat mempengaruhi opini publik,” imbuhnya.

Dikatakan, di era informasi teknologi merupakan hal yang penting bagi kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) khususnya di Provinsi NTB.

Baca juga:  Polda NTB Ringkus 2 Pelaku Perdagangan Orang, 1 Buron

“Lebih spesifik lagi menjadi penting, bukan hanya mengandalkan kepentingan-kepentingan individu, kepentingan-kepentingan kelompok, yang paling penting adalah nasionalisme kebangsaan. Bagaimana dengan media ini kita bisa memelihara keamanan, menyampaikan pesan-pesan kesejukan, walaupun tidak boleh ditinggal ada daya kritik,” sebutnya.

“Teman-teman media, Bapak-Ibu yang saya banggakan, Bapak Ibu adalah andalan negara demokrasi. Tolong kami dibantu untuk menyampaikan pesan-pesan untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” pinta M. Iqbal.

Sementara terkait laporan akhir tahun, Jenderal Polri bintang dua itu menyampaikan bahwa kondusifitas kamtibmas mampu menstabilkan ekonomi.

“Kita harus sepakat kalau misalnya faktor keamanan terjaga, insya Allah, ekonomi pasti membaik. Sebaliknya, kalau keamanan rusak di mana-mana (tidak kondusif, red), ekonomi pun memburuk,” tandas M. Iqbal.

Dijelaskan, kasus kejahatan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (GKTM) pada 2020, mengalami penurunan bila dibandingkan dengan tahun 2019, dimana pada tahun 2019 terdapat 6.822 kasus turun menjadi 6.036 kasus.

“Alhamdulillah, 2020 terjadi penurunan kasus kejahatan sebanyak 786 kasus dibandingkan tahun 2019. Penyelesaian perkara pada tahun 2019 dari 6822 kita dapat menyelesaikan sebanyak 4.145 atau 61 pesen, tetapi pada tahun 2020 dari 6036 kami juga dapat menyelesaikan sebanyak 3.996 atau 65 persen,” katanya.

Baca juga:  Ketua LKKS NTB, Hj. Niken: Akreditasi LKSA Wujudkan Profesionalisme Lembaga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.