Home General News Langgar Prokes dan Tak Berizin, Lomba Kicau Burung Dibubarkan

Langgar Prokes dan Tak Berizin, Lomba Kicau Burung Dibubarkan

0
SHARE
Langgar Prokes dan Tak Berizin, Lomba Kicau Burung Dibubarkan
Petugas membubarkan lomba kicau burung di Lesehan Goyang Lidah, Jalan Dakota, Rembiga, Kota Mataram, Ahad (10/1/21).

Mataram, LombokInsider.com – Tindakan tegas diambil oleh Polsek Mataram dengan membubarkan paksa lomba kicau burung di Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Lomba kicau burung yang menghadirkan massa dan peserta itu dibubarkan karena tidak mengantongi izin serta memicu menyebabkan kerumunan.

Tanpa basa-basi, petugas langsung membubarkan lomba yang digelar di Lesehan Goyang Lidah, Jalan Dakota Rembiga Kota Mataram. Lomba berlangsung Ahad (10/1/21) sekitar pukul 12.45 wita.

“Lomba kicau burungnya kami bubarkan karena tidak mengantongi izin dan berpotensi menghadirkan kerumunan,” kata Kapolsek Mataram, Kompol Rafles P Girsang di lokasi.

Setelah mendapat informasi tentang adanya kegiatan lomba. Gabungan piket fungsi Polsek Mataram bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung mendatangi lokasi lomba kicau burung di Rembiga.

Ketua panitia lomba langsung ditemui petugas. Ketua panitia yang berasal dari Suranadi, Lombok Barat mengaku sudah mengurus izin penyelenggaraan lomba.

Namun dari kepolisian maupun Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram tidak memberikan izin. Faktanya, panitia tetap nekat menyelenggarakan perlombaan. Petugas langsung membubarkan perlombaan tanpa izin itu.

“Ini tidak ada izinnya dari Polsek Mataram maupun dari gugus tugas. Tidak ada izin penyelenggaraan lomba dimaksud. Ini giatnya tetap dilaksanakan meski tanpa izin. Gabungan piket fungsi bersama Bhabinkamtibmas langsung saya minta kesana untuk dibubarkan. Tidak bisa seperti itu tanpa izin. Ini kita masih pandemi covid-19,” beber Rafles.

Baca juga:  Cegah Covid-19, Polsek Senggigi dan Pol PP Bubarkan Kerumunan di Taman Sandik

Fakta lain di TKP, bukan hanya tidak mengantongi izin. Lomba kicau burung itu juga melanggar protokol kesehatan covid-19. Banyak peserta lomba didapati petugas tidak menggunakan masker. Pelanggaran ini semakin nyata dan harus dibubarkan.

“Ini banyak yang tidak pakai masker. Padahal kondisi covid-19 di Mataram ada terus penambahan. Malah ini melanggar dan tidak patuh protokol kesehatan. Kita bubarkan lombanya,” tegas Kompol Rafles P Girsang.

Karena dibubarkan petugas. Barang bukti burung dan sangkarnya diamankan dan dibawa ke Mapolsek Mataram. Petugas memastikan memproses lomba kicau burung yang tidak mengantongi izin dan melanggar protokol kesehatan itu.

“Ketua panitianya juga saya perintahkan untuk dibawa ke Polsek Mataram untuk dimintai keterangan tentang kegiatan itu. Kita bubarkan ini juga untuk pencegahan covid,” katanya. (LI/polresta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.