Home General News Kunjungi Kota Zhejiang, Gubernur: Kami Ingin Meniru Akselerasi Pembangunannya

Kunjungi Kota Zhejiang, Gubernur: Kami Ingin Meniru Akselerasi Pembangunannya

74
0
SHARE

Hangzhou, LombokInsider.com – Setelah menghadiri agenda di Urban Planning Exhibiton Hall atau Balkon
Perencanaan Kota Qianjiang New City, Tiongkok, Gubernur NTB Dr.H.
Zulkieflimanysah bersama istri, Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah, Rektor
Universitas Mataram (Unram) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram langsung
menuju Kantor Pemprov Zhejiang dan bertemu Wakil Gubernur Zhu Congjiu beserta
jajarannya, Kamis (24/10).

“Setelah bertemu Wakil Gubernur Provinsi Zhejiang, Pak
Zhu Congjiu beserta jajaran kepala dinasnya menjelaskan bagaimana membangun
kota secara masif tapi dengan tetap menjaga kelestarian dan keasrian
lingkungan, wajarlah kenapa Kota Hangzhou dijuluki surga yang terhampar di
bumi,” ujar Gubernur, Kamis (24/10) waktu setempat.

“Kami ingin meniru akselerasi pembangunan di Zhejiang,
kita bangun kerja sama sister province dan sister city ke depannya. Baik dari
sisi pembangunan infrastruktur, tata kota atau permukiman, pertamanan hingga
pendidikan. Termasuk dengan semangat mempertahankan kelestarian sejarah, seni
budaya dan juga lingkungan. Yang penting ada niat dan kemauan, ditunjang dengan
realisasi kinerja dan pembiayaan, kita bisa mencontoh pembangunan di Hangzhou
dan menghadirkan konsep yang sama di NTB. Kita kerahkan segala sumber daya yang
ada, mulai dari kampus berkolaborasi dengan seluruh dinas yang relevan hingga
komunitas masyarakat untuk mewujudkannya,” tegas
Doktor Zul.

Menurut Gubernur, pengawasan terhadap izin Amdal (analisis
mengenai dampak lingkungan) dibuat sangat ketat dan detail, sehingga
pembangunan besar-besaran di Hangzhou dan kota-kota lainnya di Provinsi
Zhejiang tidak merusak lingkungan dan kesejarahan.

“Pembangunan kotanya berparadigma mempertahankan situs
sejarah maupun cagar-cagar budaya di kota-kota seluruh Provinsi Zhejiang.
Bahkan seni budaya menjadi salah satu obyek daya tarik pariwisata provinsi
itu,” terang Wakil Gubernur Zhejiang, Zhu Congjiu.

Dari pengamatan sepanjang perjalanan di Hangzhou, beragam
ikon dan cagar budaya sejarah Tiongkok masih menghiasi setiap penjuru kota
bersebelahan dengan bangunan-bangunan modern. Taman-taman kota yang hijau sejuk
dan bersih juga bertebaran. Sedangkan salah satu upaya pelestarian seni budaya
di kota tua ini adalah pertunjukan tari di Danau Barat Hangzhou.

“Kemarin malam kami menyaksikan seni tari Zuiyi Shi
Hangzhou di atas Danau Barat. Sangat memukau dan spektakuler bagaimana
memadukan seni tari tradisional dengan modernisasi teknologi panggung di
permukaan air danau plus teknik video dan pencahayaan canggih mengandalkan
lanskap asli sekitar danau. Dan ini digelar setiap malam selama tiga musim di
Tiongkok, kecuali musim dingin karena air danau membeku,” tambah Gubernur.

Pertunjukan kesenian Zuiyi Shi di atas Danau Barat Hangzhou
yang spektakuler, menjadi daya tarik yang kuat bagi para turis. Sementara
pembangunan masif infrastruktur berbagai bidang, mendorong Hangzhou jadi kota
tujuan investasi lima besar di Tiongkok.

“Turis dan pebisnis yang berkunjung ke Hangzhou mencapai 140
juta per tahun, sementara yang ke Provinsi Zhejiang hampir lima kali lipatnya,
700 juta orang. Itu untuk tujuan wisata dan bisnis, baik domestik maupun
internasional,” kata Zhu Congjiu.

Di kota Hangzhou, tempat kantor pusat raksasa e-commerce
Alibaba milik Jack Ma ini, konsep dan desain tata kota terlihat begitu rapi,
megah namun tetap bersih dan asri. Kota dengan populasi sekitar 10 juta
penduduk ini, juga mewajibkan penggunaan sepeda angin maupun sepeda motor
listrik untuk warganya. Sementara sepeda motor konvensional (berbahan bakar
bensin) masih boleh dipakai di sejumlah wilayah pedesaan atau luar kota.

Selain regulasi alat transportasi ramah lingkungan,
pengawasan uji emisi untuk kendaraan bermotor diberlakukan super tegas dan
ketat, sehingga tidak ada cerita asap polusi yang tinggi di Provinsi
berpenduduk sekitar 57 juta jiwa ini.

“Kami sediakan sepeda gratis di banyak titik kawasan
kota, bisa dipakai selama satu jam dengan registrasi dan aplikasi. Begitu juga
stasiun-stasiun pengisian ulang listrik untuk motor juga diperbanyak dan harga
lebih murah, sehingga warga mau menggunakannya,” tutur Zhu.

Menurutnya, lapangan kerja juga sudah tidak lagi menjadi
persoalan ekonomi di provinsi dengan pendapatan kapital tertinggi ketiga di
Tiongkok ini. “Pembangunan infrastruktur yang masif membuat masalah
ketenagakerjaan terselesaikan di provinsi ini. Boleh dibilang susah mencari
pengangguran di sini, kecuali orang yang benar-benar malas bekerja,” kata
Wagub Zhu Congjiu.

Fakta-fakta kemajuan Hangzhou dan Provinsi Zhejiang, membuat
Gubernur Zulkieflimansyah semakin yakin untuk menjalin kerja sama sister
province antara NTB dengan Zhejiang. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.