Home General News Kado Setahun Kepemimpinan Zul-Rohmi, Bendungan Meninting Senilai Rp1,4 T

Kado Setahun Kepemimpinan Zul-Rohmi, Bendungan Meninting Senilai Rp1,4 T

61
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Zulkieflimansyah,
M.Sc  melakukan Groundbreaking
menandai dimulainya pembangunan Bendungan Meninting, di Dusun Bukit Tinggi,
Desa Penimbung, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (19/9).

Groundbreaking Bendungan Meninting tersebut, merupakan kado
di satu tahun era kepemimpinan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc dan
Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.

Penekanan tombol Sirine dan penandatanganan Prasasti oleh
Gubernur NTB, didampingi Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Danrem/162 Wira
Bhakti, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Sekretaris Daerah Lombok Barat dan
Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB.

Sedangkan untuk anggran pembangunan, Bendungan Meninting
diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp1,4 Triliun. Dengan waktu
pengerjaan selama 4 tahun, dimana tahapannya sudah dimulai pada 2018 lalu.

Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan kebahagiannya
karena impian dari masyarakat NTB, untuk dapat menghadirkan sebuah Bendungan
yang dapat menyelesaikan persoalan pengairan dan ketersediaan air bersih di
NTB, khususnya di Lombok Bagian selatan, dalam waktu yang tidak terlalu lama.

“Ini bukan persoalan sederhana, tapi tidak ada yang tidak
bisa diselesaikan, jika ada kemauan yang kuat. Hari ini kita menjadi saksi,
bahwa Bendungan Meninting akan kita lakukan groundbreaking. Mudah-mudahan
dengan adanya Bendungan Meninting yang sangat istimewa ini, banyak persoalan
perairan dan air bersih bisa kita atasi bahkan sampai Lombok Selatan,” ujarnya.

Gubernur menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada
Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Dr. Ir. Hari Suparyogi, M.Eng, yang
mengetahui detail-detail perairan di NTB dan menyarankan daerah-daerah mana
saja yang dirasa cocok untuk dibangun.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB kami mengucapkan banyak
terima kasih, mudah-mudahan kehadiran bendungan yang istimewa dan luar biasa
ini mampu menghasilkan pembangunan yang berkesinambungan, standar hidup yang
lebih baik bagi masyarakat yang ada di Nusa Tenggara Barat,” pungkas Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Sumber Daya Air,
Kementerian PUPR, Dr. Ir. Hari Suprayogi, M.Eng, menyampaikan ucapan selamat
atas satu tahun kepemimpinan Gubernur NTB. Ia mengatakan bahwa, Provinsi NTB
merupakan daerah yang memiliki Bendungan paling banyak di Indonesia. Menurut
data Kementerian PUPR, sebanyak 73 Bendungan kecil dan bendungan besar, NTB
menempati peringkat pertama di Indonesia.

Ia menjelaskan, Bendungan Meninting mampu menampung debit
air dengan kapasitas 8 juta kubik. Yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai air
irigasi dan air baku. Selain itu, keberadaan dari Bendungan ini juga akan
dikembangkan menjadi salah satu destinasi pariwista, yang akan menjadi nilai
tambah dalam mengangkat ekonomi maayarakat di sekitatnya.

“Hari ini kita berada di Bendungan Meninting, bendungan ini
memiliki tampungan lebih dari 8 juta yang manfaatnya adalah untuk irigasi dan
jangan lupa untuk air baku, selain itu juga sebagai pengembangan pariwisata dan
untuk mengangkat ekonomi masyarakat di wilayah bendungan,” ujarnya.

Ia berharap, dengan Bendungan ini, pada tahun 2022 nanti,
akan menghijaukan wilayah hulu di Pulau Lombok. Untuk itu, masyarakat Lombok
harus kompak membangun Bendungan tersebut, sebagai salah satu bentuk dukungan
terhadap program Gubernur NTB, dalam membangun NTB.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Prov. NTB, Ir. Azhar
M.M, dalam laporannya menuturkan, Bendungan Meninting merupakan salah satu
infrastruktur yang disiapkan untuk menampung air pada musim hujan. Sehingga
bisa dimanfaatkan nanti pada musim kemarau.

Ia menjelaskan, Bendungan Meninting berada cukup tinggi dari
permukaan air laut. Dengan tinggi Spillway 74 Meter. Bendungan Meninting
merupakan bendungan yang memiliki genangan yang cukup dalam, sehingga bisa
dapat mengalirkan air hingga ke Lombok Selatan.

Selain itu, Bendungan Meninting ini, juga akan dapat
mengairi daerah irigasi Desa Penimbung seluas 454 hektar, daerah irigasi
Ketapang Orong 40 hektar dan sistem irigasi Jangkuk 1.065 hektar.

Selain fungsi irigasi, bendungan ini juga  akan menjadi sumber air baku SPAM
regional, yang direncanakan kurang lebih 150 liter/detik dan tersedia energi
listrik 2 x 0,4 Mega Watt.

Menurutnya, pembangunan bendungan ini sangat penting bagi
kita semua. Ia mengajak masyarakat untuk bergotong royong dengan pemerintah,
agar bangunan yang monumental tersebut dapat terbangun sesuai target waktu yang
diharapkan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.