Home General News Jajajaran Humas NTB Terus Tingkatkan Kemampuan Bidang Kehumasan

Jajajaran Humas NTB Terus Tingkatkan Kemampuan Bidang Kehumasan

5
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Jajaran Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Setda Provinsi NTB
menggelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang
Kehumasan, Rabu (13/11).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Madani Kota Mataram, dengan tema Mamahami Public Speaking dan Mengelola Media Yang Efektif bagi Humas Pemerintah.

Narasumber tunggal Bimtek kali ini, Dr. Hernani Sirikat, MA.
Narasumber ini terbilang spesial. Di samping sebagai Dosen Hukum dan Etika
Media, Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya, ia juga merupakan
Pengurus PWI Pusat dan Pendiri MediaWatch era reformasi.

Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin, S. Sos., M. M
mengatakan Bimtek tersebut penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan
kehumasan,  baik menyangkut
penulisan maupun analisis media. Apalagi, kemajuan teknologi digital saat ini
memungkinkan tersebarnya berita-berita hoaks, yang kalau tidak carikan
solusinya, dapat menutup kebenaran yang ada.

“Berita hoaks yang tersebar secara terus menerus dan
teroganisir, lambat laun bisa dianggap benar oleh orang,” jelasnya.

Bang Najam, sapaan akrab Karo Humas itu mengungkapkan
sengaja menghadirkan narasumber yang syarat pengalaman jurnalistik itu, agar
seluruh jajaran Humas mampu menyerap lebih banyak ilmu Kehumasan.

Ilmu dan kemampuan yang diperoleh dalam Bimtek ini lanjut
Bang Najam, tidak hanya dapat dimanfaatkan di Humas. Namun, ketika berkarir di
luar Humas, jajarannya itu lebih siap karena memiliki kapasitas yang mumpuni.

Sementara itu, Hernani Sirikit atau yang akrab disapa Sirkit
Syah itu menjelaskan perkembangan dunia jurnalistik itu selalu mengikuti
perkembangan zaman.

“Media cetak bisa mati, tapi jurnalisme tidak akan
mati. Jurnalisme akan menemukan bentuknya sendiri, beradaptasi dengan kemajuan
teknologi,” ungkap wanita yang pernah menjadi reporter dan koordinator
liputan di sejumlah media televisi swasta di Indonesia itu.

Ia juga mengungkapkan, Humas dan media massa memiliki hubungan
yang saling membutuhkan. Hubungan itu katanya dapat berupa pemberitaan.

Supaya rilis berita dapat dimuat atau ditayangkan oleh media
massa, Chief Editor For Surabaya Post Daily, 2006, itu menyempaikan sejumlah
tips. Pertama katanya, event harus penting atau menarik, termasuk juga
statement dalam wawancara. Kedua lanjutnya, peristiwa atau informasi dan
wawancara itu merupakan sesuatu yang baru dan berdampak bagi masyarakat luas.

“Selain itu, yang kita tulis juga itu skalanya besar
atau luas. Jangan lupa juga, memiliki kedekatan atau proximity dengan khalayak
media,” katanya.

Materi menarik lainnya yang ia sampaikan di
hadapan sekitar 20 orang pejabat dan staf humas itu adalah, public speaking

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.