Home General News Jadi Pembicara di Rakorwil TPID Bali Nusra, Gubernur Bahas Industrialisasi

Jadi Pembicara di Rakorwil TPID Bali Nusra, Gubernur Bahas Industrialisasi

102
0
SHARE

Lobar, LombokInsider.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah.,M.Sc
menjadi keynote speaker dalam agenda Rapat Koordinasi Wilayah ( Rakorwil) Tim
Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali dan Nusa Tenggara. Rapat
Koordinasi ini mengusung tema “Pengendalian Harga Bahan Pokok Melalui
Penguatan BUMD dan Konektivitas Antar Daerah” di Hotel Sheraton, Senggigi
Lombok, Jumat (1/11).

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan bahwa, salah
satu jalan untuk mengendalikan inflasi adalah mengembangkan industrialisasi
pada tingkat daerah.

“Kami di NTB ini mencoba untuk mengambil jalan
mengembalikan inflasi ini dengan jalan melingkar, industrialisasi adalah tema
besar yang coba kita asah di NTB. Menurut kami, inflasi menjadi PR besar di
Indonesia karena kita tidak memiliki industrial base yang kuat,” terang
Gubernur NTB.

Bang Zul, sapaan akrab Gubernur mengungkapkan bahwa NTB
kedepanya, harus menjadi contoh bagi Bali dan NTT maupun wilayah lainnya dalam
pengendalian inflasi dengan industrialisasi ini.

Menurutnya, produk pertanian maupun peternakan jika diolah
di dalam daerah, dapat menyelesaikan banyak permasalahan ekonomi, mulai dari
harga, pengangguran, dan tidak terkecuali inflasi.

“Selama ini kita ekspor jangung misalnya, besok-besok
tidak boleh ada lagi. Jagung itu harus diolah di sini, industrialisasi itu akan
memaksa pengolahan hasil pertanian maupun peternakan untuk diolah disini,”
tutur Bang Zul.

Bahkan untuk memaksimalkan hal itu, Gubernur mengeluarkan
peraturan yang memprioritaskan pengusaha dalam daerah untuk dimenangkan dalam
tender-tender pemerintah.

Ia meminta kepada Bank Indonesia (BI) selaku penyelenggara
kegiatan untuk memperhatikan pengusaha yang sedang mengembangkan
industrialisasi.

“Kita minta BI serius membicarakan industrialisasi
sebagai pengendalian inflasi secara tidak biasa. BI harus menghadirkan
industrialisasi di Indonesia bagian timur,” pintanya.

Untuk mengembangkan industrialisasi, ia memaksa para
pimpinan perusahaan daerah dan OPD di NTB memakai produk-produk dalam daerah.
Hal itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam memajukan perekonomian
daerah agar inflasi dapat terkendali dengan baik.

Ia menggambarkan betapa majunya NTB jika industrialisasi
dapat terlaksana dengan baik.

“Industrialisasi itu desain dengan sengaja, sekarang kita ekspor pisangnya, tahun depan keripiknya, dua tahun kedepan mesin pembuat keripiknya, tahun depan lagi, mesin pembuat mesin keripiknya. Dapat dibayangkan betapa majunya NTB ini,” terang Gubernur. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.