Home General News Inovasi Pelayanan Kesehatan NTB Berbasis IT Mendapat Pujian Menkes

Inovasi Pelayanan Kesehatan NTB Berbasis IT Mendapat Pujian Menkes

56
0
SHARE

Mataram, LombokInsider.com – Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah mendampingi Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Nila Faried Moeloek, S.pM (K) yang melakukan Kunjungan Kerja di NTB, Rabu (13/03/2019). Setelah memberikan arahan pada Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda), di Hotel Golden Palace, Wagub dan Menkes meresmikan Gedung Public Service Center (PSC) 119 Mataram Emergency Medical Service (MEMS) di RSUD Kota Mataram.

Pada peresmian itu, Menkes memuji inovasi pelayanan
kesehatan di NTB,  khususnya yang
digagas RSUD Kota Mataram. Sebab, Kota Mataram telah menggagas Inovasi
pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bernama Public Safety Center (PSC) 119
Mataram Emergency Medhical Service (MEMS) berbasis IT.

Di hadapan Wagub, Walikota  Mataram,  TGH.
Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram dan tamu undangan yang hadir,  Menkes menyampaikan inovasi tersebut
merupakan kejutan bagi dirinya beserta seluruh jajaran di Kementerian
Kesehatan. Disebut kejutan katanya, karena di tingkat Kementerian Kesehatan
belum ada inovasi pelayanan yang sama dengan yang ada di Kota Mataram saat ini.

“Saya betul-betul mengapresiasai kepada Provinsi Nusa
Tenggara Barat. Ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan berbasis IT, maka masyarakat dapat
terlayani dengan cepat dan tepat. Mulai dari masyarakat melaporkan via layanan
119, dijemput oleh ambulance, perawatan selama perjalanan ke rumah sakit,
hingga diberikan pelayanan di UGD, dapat ditindak cepat dan akan terpantau di
layar dalam ruangan tersebut. Bahkan kalau ada masyarakat yang ingin melaporkan
secara live kejadian atau pasien yang membutuhkan pertolongan, bisa dilakukan
di ruangan tersebut. Yaitu melalui aplikasi WhatsApp.

Hal lain yang dianggapnya sebagai sebuah kejutan dalam
pelayanan kesehatan adalah kerjasama pihak rumah sakit dengan maskapai
penerbangan. Sebab menurutnya, pelayanan kesehatan, di samping tepat, juga
harus cepat. Sehingga, pasien rujukan dari kabupaten/kota, dapat menggunakan
pesawat dan segera mendapat perawat medis. Bahkan, wisatawan domestik dan
mancanegara yang menjadi pasien pun, dapat memanfaatkan layanan tersebut.
Meski, untuk pembayarannya ditanggung oleh pesien itu sendiri.

“Bisa saja wisatawan yang berkunjung ke NTB, jatuh
sakit atau mengalami kecelakaan atau kejadian. Maka ini sangat penting,”
ungkapnya.

Selanjutnya, pelayanan kesehatan dengan sistem home care
yang digagas jajaran rumah sakit itu, merupakan inovasi yang menjadikan NTB ini
berbeda dengan daerah lain.

“Artinya, banyak orang tua yang tidak mampu ke rumah
sakit. Dengan dipanggilkannya petugas home care ke rumah, maka masyarakat bisa
dibantu mengobati sakitnya,” jelasnya.

Ia berharap, Inovasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat
dapat terus ditingkatkan. Apalagi tahun 2021 NTB akan menjadi tuan rumah
MotoGP. Sehingga, fasilitas kesehatan betul-betul disiapkan dengan baik.

Usai meresmikan, Menkes didampingi Wagub,
Walikota dan Wakil Walikota Mataram serta jajaran RSUD, meninjau langsung
ruangan PSC MEMS itu. (LI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.